Waspada! Ini Deretan Penyakit yang Sering Muncul Setelah Lebaran
- https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-muda-dengan-pakaian-tidur-menderita-sakit-kepala-di-pagi-hari-3771115/
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Lebaran adalah momen yang sangat dinanti oleh umat muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Lebaran identik dengan kebersamaan, makanan lezat, hingga tradisi silaturahmi. Namun, di balik semua itu, banyak orang seringkali lupa untuk menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.
Perubahan pola makan yang drastis, serta konsumsi makanan mengandung lemak dan gula tinggi saat Lebaran, mengakibatkan tubuh kaget dan rentan terserang penyakit. Beberapa keluhan yang umum terjadi setelah lebaran adalah gangguan pencernaan, pusing, tekanan darah tinggi, hingga peningkatan kolesterol.
Untuk menghindari keluhan tersebut, mari kenali 6 penyakit yang sering muncul setelah Lebaran berikut ini.
1. Maag
Maag adalah gangguan pada pencernaan yang mengakibatkan rasa nyeri di lambung. Sakit maag biasanya terjadi akibat konsumsi makanan berlemak dan pedas secara berlebihan, seperti opor, rendang, serta goreng-gorengan.
Gejala sakit maag ditunjukkan dengan rasa perih pada perut, mual, muntah, perut kembung, dan mudah merasa kenyang.
2. Diare
Pola makan yang tidak terkontrol saat Lebaran juga dapat mengakibatkan diare. Gejala diare biasanya ditunjukkan dengan meningkatnya intensitas buang air besar, feses yang cair, tubuh lemas, serta dehidrasi akibat kekurangan cairan tubuh.
Diare lebih beresiko terjadi apabila makanan sudah terlalu lama dihidangkan dan tidak terjaga kebersihannya.
3. Hipertensi
Makanan khas Lebaran seperti rendang, gulai, hingga opor ayam, cenderung memiliki kandungan gula yang lemak yang tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan tekanan darah pada tubuh meningkat, bahkan dapat beresiko terjadinya stroke.
4. Asam Urat
Konsumsi makanan yang tinggi purin seperti jeroan bisa menjadi salah satu penyebab kambuhnya penyakit asam urat. Gejala asam urat biasanya ditandai dengan rasa nyeri pada sendi, pembengkakan, kemerahan, hingga sulit berjalan.
Jadi, usahakan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, seperti sambal goreng hati atau udang saat Lebaran.
5. Diabetes
Tak hanya makanan asin mengandung lemak, Lebaran juga identik dengan makanan manis seperti kue kering, keik, hingga sirup. Konsumsi makanan tinggi gula ini dapat mengakibatkan meningkatnya kadar gula dalam tubuh dan diabetes.