Rahasia Awet Sepatu Lari Bebas Bau dan Bakteri
- https://hellosehat.com/kebugaran/olahraga-lainnya/rekomendasi-sepatu-lari-wanita/
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Sepatu lari merupakan investasi penting bagi setiap pegiat olahraga. Pemeliharaan yang keliru tidak hanya memperpendek usia pakai material, tetapi juga memicu berbagai masalah kesehatan kulit kaki. Perawatan rutin dapat dilakukan dengan memilih metode yang tepat antara pemanfaatan bahan kimia khusus maupun bahan non-kimia (alami).
Metode Perawatan: Kimia vs Non-Kimia
Pembersihan berbasis kimia biasanya melibatkan cairan pembersih komersial (shoe cleaner) yang dirancang khusus untuk mengangkat noda membandel pada midsole dan upper. Keuntungan menggunakan bahan kimia khusus adalah efisiensi waktu pembersihan yang cepat, kemampuan mengangkat noda membandel secara maksimal, serta tersedianya formula pelindung bahan. Namun, kerugiannya terletak pada potensi kandungan deterjen keras yang dapat merusak lem perekat jika kadarnya terlalu tinggi, serta harga produk yang berkisar antara Rp50.000 hingga Rp150.000 per botol.
Sebaliknya, metode non-kimia memanfaatkan bahan alami seperti larutan air hangat, sabun berformula lembut (baby soap), serta baking soda atau bedak bayi untuk menyerap bau. Keuntungannya jauh lebih aman bagi material kain rajut (knit), ramah lingkungan, dan hemat biaya (di bawah Rp20.000). Kerugian metode non-kimia adalah membutuhkan tenaga gosok yang lebih besar serta proses pengeringan yang relatif lebih lama untuk noda berat.
Penyebab Kerusakan dan Cara Mengantisipasinya
Faktor utama kerusakan pada sepatu lari adalah penumpukan keringat sisa olahraga yang bercampur dengan debu, menciptakan lingkungan lembap bagi mikroorganisme. Kebiasaan membiarkan sepatu dalam kondisi basah setelah dipakai berlari di bawah hujan atau cuaca panas adalah pemicu utama degradasi serat kain dan perkembangbiakan jamur.
Cara mengantisipasinya meliputi:
- Melepaskan tali dan sol dalam (insole) seusai dipakai agar sirkulasi udara berjalan lancar.
- Mengeringkan sepatu secara diangin-anginkan di tempat teduh, bukan di bawah terik matahari langsung.
- Menempatkan silica gel di dalam kotak penyimpanan untuk menjaga tingkat kelembapan.
Bahaya Penyakit dan Ciri-Ciri Pengabaian
Jika kebersihan sepatu lari diabaikan, bagian interior yang gelap dan lembap akan bertindak sebagai inkubator jamur Trichophyton rubrum. Kondisi ini memicu infeksi kulit seperti tinea pedis atau yang lebih dikenal sebagai kutu air (athlete's foot).