Tari Kecak yang Menarik Hati Seluruh Dunia
- https://www.pinterest.com/pin/43558321368/?
Budaya, VIVA Banyuwangi – Sejarah Tari Kecak diketahui sebagai seni tari tradisional yang berasal dari Bali dan telah turun-temurun dikenal oleh baik dari seluruh masyarakat lokal maupun mancanegara.
Tarian ini telah lama menjadi tontonan wisatawan serta magnet utama dalam menyaksikan secara langsung kebudayaan Indonesia. Tarian ini bermula pada tahun 1930-an oleh seniman bernama Wayan Limbak yang berasal dari bali bersama dengan seorang pelukis asal Jerman yang dikenal sebagai Walter Spies.
Kedua Seniman ini perlahan mengembangkan tarian tersebut melalui ritual Sanghyang. Ritual ini merupakan sebuah tarian sakral yang bertujuan untuk mengusir roh jahat serta memberikan unsur dari epos Ramayana agar dapat menarik perhatian para wisatawan serta menciptakan suasana yang komunikatif terhadap khalayak yang lebih luas.
Ciri Khas Tari Kecak
Tarian Kecak seringkali dipentaskan pada Pura Uluwatu yang berlokasi di atas tebing diiringi pemandangan laut. Pertunjukan seringkali dipentaskan saat matahari terbenam yang menciptakan suasana memukau.
Dari seluruh tarian tradisional yang seringkali diiringi oleh alunan musik, Tari Kecak sering kali dikenal dengan menggunakan suara manusia. Puluhan penari pria akan duduk melingkar dan mulai berbunyi “cak, cak, cak” sesuai ritme sambil mengangkat tangan. Paduan dari suara yang membentuk irama tertentu akan membentuk suasana yang dramatis sesuai dengan ciri khasnya tersendiri.
Penari kecak diketahui tergolong sebanyak 50 sampai dengan 100 penari pria. Pada tengah lingkaran, para penari kecak akan mementaskan bagian-bagian dari cerita Hindu Ramayana, salah satunya ialah kisah Rama menyelamatkan Dewi Sita dari Rahwana.
Makna dan Simbolisme
Tari tradisional yang telah lama menjadi salah satu kebudayaan Indonesia tidak hanya terkenal sebagai hiburan terutama sebagai tontonan wisatawan namun juga mengandung nilai spiritual dan filosofis yang mendalam.
Lingkaran yang dilakukan oleh penari merupakan simbol dari kekuatan dan keakraban. Kisah tentang Hindu Ramayana yang ditampilkan memberikan pesan kebaikan yang ingin melawan roh jahat dan menolak bala serta mengajarkan rasa setia dan keberanian.