Menengok Budaya Ppali Ppali di Korea Selatan

Budaya Serba Cepat di Korea Selatan
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/tokyo-people-traveling-street_23417187.htm

Budaya, VIVA Banyuwangi – Tahukah kalian kalau warga Korea Selatan itu dikenal dengan budaya ppali ppali (빨리 빨리) nya? Mulai dari sesuatu yang kecil seperti berjalan kaki, lalu ke pelayanan fasilitas umum, pendidikan, pengantaran pesanan makanan, pemesanan kopi, hingga ke sesuatu yang lebih tinggi yaitu saat pemakzulan Presiden Yoon Sukyeol. Mereka terbiasa untuk melakukan segala sesuatu serba cepat dan tidak lelet. Mari kita tengok lebih lanjut yuk!

img_title Birdwatching, Hobi Mengamati Burung yang Semakin Digemari Pecinta Alam

Cek Produk Rekomendasi Kami
BJM444 Souvenir Baju Kaos Oleh - oleh Oleh oleh KOREA SELATAN SOUTH KOREA COTTON 30S PREMIUM

BJM444 Souvenir Baju Kaos Oleh - oleh Oleh oleh KOREA SELATAN SOUTH KOREA COTTON 30S PREMIUM

Mulai dari

Rp.41.800

Ppali ppali (빨리 빨리) diambil dari kata ppali (빨리) itu sendiri yang berarti cepat. Maksudnya merujuk ke melakukan segala sesuatu dengan cepat, tepat, dan efisien. Budaya ppali ppali ini ternyata muncul setelah terjadinya Perang Korea. Perang Korea (1950-1953) yang melibatkan Korea Utara dan Korea Selatan ini tentu saja membawa dampak ke Korea Selatan dalam berbagai hal terutama di bidang ekonomi hingga beberapa tahun berikutnya.

img_title 3 Hobi Digital Lagi Trend Dan Menghasilkan Uang Tahun 2026

Cek Produk Rekomendasi Kami
BJM445 Souvenir Baju Kaos Oleh - oleh Oleh oleh BUSAN KOREA SELATAN SOUTH KOREA 30S PREMIUM

BJM445 Souvenir Baju Kaos Oleh - oleh Oleh oleh BUSAN KOREA SELATAN SOUTH KOREA 30S PREMIUM

Mulai dari

Rp.41.800

Pada saat itu, dengan kondisi negara terdapat banyak korupsi, kecurangan saat pemilihan presiden membuat ekonomi Korea Selatan lesu dan lemah. Namun, mereka tidak tinggal diam. Mulai di tahun 1960 menjadi tahun bersejarah bagi Korea Selatan karena mereka berhasil perlahan-lahan bangkit dan mengalami tranformasi ekonomi yang cepat. Para pengamat menyebutnya dengan “Keajaiban di Sungai Han” atau “The Miracle on the Han River”, itu dikarenakan Korea Selatan melakukan industrialisasi dengan melakukan ekspor bahan baku atau produk industri ringan.

img_title Dibayar Hingga Rp1 Jutaan Hanya dengan Menulis Review? Ini 3 Website Wajib Bagi Pecinta Buku!

Lama kelamaan ekspor ini merambat ke produk industri berat dan kimia hingga pada tahun 1988 Korea Selatan masuk ke daftar negara maju secara ekonomi. Disusul dengan pencapaian tahun 1996, Korea Selatan resmi menjadi anggota ke-29 OECD yang terdiri dari negara-negara maju.

Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang cepat atau ppali (빨리) ini ternyata memberi dorongan yang kuat ke masyarakatnya untuk melakukan segala sesuatu dengan cepat, tepat, efektif, dan efisien. Bisa kita lihat contohnya di berbagai bidang berikut ini.

Halaman Selanjutnya
img_title