Second Lead Syndrome: Drakor Romantis yang Bikin Penonton Baper
- IMDb
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Siapa yang tidak pernah merasakan "Second Lead Syndrome" saat menonton drama Korea? Fenomena ini terjadi ketika penonton justru lebih mendukung kisah cinta pemeran pendukung daripada pemeran utama. Drakor romantis seringkali menghadirkan second lead yang menarik, baik hati, dan penuh dedikasi, membuat penonton ikut terhanyut dalam kisah cinta mereka yang tak terbalas. Mari kita bahas beberapa drakor yang sukses membuat penonton baper karena kisah cinta second lead-nya.
1. Start-Up (2020)
Han Ji-pyeong (Kim Seon-ho) mencuri perhatian penonton dengan karakternya yang dingin di luar namun hangat di dalam. Ia selalu ada untuk Seo Dal-mi (Bae Suzy) dan mendukung mimpinya, meskipun cintanya bertepuk sebelah tangan. Kisah Ji-pyeong yang penuh pengorbanan ini menjadi salah satu faktor yang membuat "Start-Up" begitu populer.
2. Reply 1988 (2015)
Jung-hwan (Ryu Jun-yeol) adalah contoh klasik second lead yang bikin baper. Ia mencintai Deok-sun (Hyeri) dalam diam, selalu menjaganya dari jauh, namun tak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Banyak penonton yang terpecah antara tim Jung-hwan dan tim Choi Taek (Park Bo-gum) karena kisah cinta segitiga yang begitu kuat.
3. True Beauty (2020-2021)
Han Seo-jun (Hwang In-yeop) adalah bad boy berhati lembut yang jatuh cinta pada Lim Ju-gyeong (Moon Ga-young). Meskipun ia menunjukkan perasaannya dengan cara yang berbeda dari Lee Su-ho (Cha Eun-woo), Seo-jun tetap gagal mendapatkan hati Ju-gyeong. Kisah cinta tak terbalas Seo-jun membuat banyak penonton ikut merasakan sakit hatinya.
4. Extraordinary You (2019)
Baek Kyung (Lee Jae-wook) awalnya adalah karakter yang dingin dan angkuh. Namun, ia berubah menjadi sosok yang penyayang dan rela berkorban demi Dan-oh (Kim Hye-yoon). Sayangnya, cinta Baek Kyung juga tak terbalas, meninggalkan penonton dengan perasaan sedih dan haru.
Second lead seringkali digambarkan sebagai sosok yang sempurna: baik hati, perhatian, dan selalu ada untuk pemeran utama. Mereka menawarkan cinta yang tulus tanpa pamrih, membuat penonton berharap mereka mendapatkan kebahagiaan. Sayangnya, dalam dunia drama, cinta tak selalu berpihak pada yang terbaik.