6 Jenis Kulit, Perbedaan dan Penyebabnya

Ilustrasi berbagai jenis kulit yang umumnya dimiliki oleh manusia
Sumber :
  • www.freepik.com

Kecantikan, VIVA Banyuwangi –Setiap orang memiliki jenis-jenis kulit yang berbeda. Setiap jenis kulit memiliki karakteristik dan membutuhkan perawatan yang berbeda.

img_title Cantik Alami dengan Lulur Ampas Kopi dan Minyak Zaitun Organik

Ada enam jenis kulit dasar, yaitu normal, berminyak, kering, kombinasi, matang, dan sensitif. Jenis kulit ditentukan oleh genetika, meskipun akan dipengaruhi oleh faktor lain dan dapat berubah seiring waktu.

Lantas, apa bedanya setiap jenis kulit itu? Melansir Freedom Cosmetic (16/1), berikut ini perbedaan setiap jenis kulit.

img_title Rekomendasi 4 Lipstik Maybelline yang Bikin Kamu Tampil Flawless 16 Jam Non-Stop

Apa itu Kulit Normal?

Kulit normal tidak terlalu berminyak atau terlalu kering, dengan tekstur yang teratur. Memiliki produksi sebum yang seimbang dan sirkulasi darah yang baik. Kulit normal juga disebut eudermis.

img_title Murah dan Bikin Glowing, Ini 5 Manfaat Jahe untuk Kecantikan yang Wajib Kamu Coba Sendiri!

Karakteristik kulit normal:

 * Halus, tekstur lembut

 * Pori-pori halus

 * Tidak sensitif

 * Tidak ada noda

 * Jarang atau tidak ada jerawat

 * Sirkulasi darah yang baik

Apa itu Kulit Berminyak?

Kulit berminyak ditandai dengan penampilan yang berminyak atau mengkilap. Jenis kulit ini cenderung mengalami jerawat, sering terjadi pada remaja dan orang muda di bawah 30 tahun. Kulit berminyak adalah hasil dari produksi sebum berlebih akibat pori-pori terbuka atau besar.

Penyebab kulit berminyak:

 * Perubahan hormonal dan ketidakseimbangan seperti kehamilan atau selama pubertas.

 * Iklim, tergantung pada waktu tahun dan tempat tinggal Anda.

 * Genetika dari keluarga terdekat Anda.

 * Obat-obatan

 * Stres

 * Kosmetik komedogenik (produk make-up yang menyebabkan iritasi)

Apa itu Kulit Kering?

Kulit kering ditentukan oleh tekstur yang mengelupas dan kasar. Terkadang terasa kencang, tidak rata, dan menyebabkan iritasi seperti gatal. Meskipun untuk sebagian besar kulit kering dapat bersifat sementara, bagi sebagian orang mungkin terjadi lebih sering dan bahkan menjadi kondisi seumur hidup.

Kulit kering dapat pecah-pecah sehingga lebih mudah terpapar bakteri, meskipun secara umum, ini tidak serius, dapat menyebabkan gangguan kulit lainnya, misalnya, eksim, atau lebih rentan terhadap infeksi jika tidak dirawat dengan benar.

Penyebab kulit kering:

 * Genetika dari keluarga terdekat Anda termasuk status kesehatan.

 * Perubahan musim dalam cuaca.

 * Mandi air panas yang lama dapat menghilangkan minyak esensial kulit Anda/

 * Seiring bertambahnya usia, produksi sebum Anda berkurang sehingga menyebabkan kulit mengelupas.

Halaman Selanjutnya
img_title