Waspada! 8 Makanan yang Dapat Memicu Kolesterol Tinggi
- www.freepik.com
Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Kolesterol tinggi adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Pola makan yang buruk, terutama mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan gula, dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Berikut adalah delapan makanan yang dapat memicu kolesterol tinggi berdasarkan gambar yang Anda berikan serta informasi dari sumber luar.
1. Keripik Singkong
Keripik singkong yang digoreng mengandung lemak trans dan minyak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Menurut American Heart Association (AHA), konsumsi lemak trans yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
2. Bakwan
Sebagai makanan yang digoreng dalam minyak berulang, bakwan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Sebuah studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan bahwa makanan yang digoreng dapat menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko aterosklerosis.
3. Jeroan
Jeroan seperti hati, usus, dan paru mengandung kolesterol tinggi. Menurut National Institutes of Health (NIH), satu porsi hati sapi mengandung lebih dari 300 mg kolesterol, jumlah yang sudah mencapai batas harian yang direkomendasikan.
4. Kulit Ayam
Meskipun lezat, kulit ayam mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Mayo Clinic menyarankan untuk menghindari konsumsi lemak jenuh lebih dari 10% dari total asupan kalori harian.
5. Tahu Isi
Tahu isi yang digoreng dapat menyerap banyak minyak, yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar lemak jenuh dan trans dalam tubuh. Mengonsumsi terlalu banyak makanan ini dapat meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung.
6. Boba Milk Tea
Minuman manis seperti boba milk tea mengandung gula dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan resistensi insulin dan peningkatan kadar trigliserida. American Diabetes Association menyebutkan bahwa kadar trigliserida yang tinggi dapat berkontribusi pada penyakit jantung.
7. Martabak Manis & Telur
Martabak manis dan telur mengandung kombinasi lemak jenuh, gula, dan minyak yang berlebih. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar LDL dalam tubuh. Cleveland Clinic menyarankan untuk mengganti makanan tinggi lemak jenuh dengan alternatif yang lebih sehat seperti kacang-kacangan dan ikan.