Tak Lekang oleh Waktu: 5 Rekomendasi Film Lawas Indonesia yang Masih Relevan dan Seru Ditonton
- IMDb
4. Petualangan Sherina (2000): Film Musikal Anak yang Membangkitkan Nostalgia
Dianggap sebagai penanda kebangkitan film anak dan film musikal Indonesia di awal era 2000-an, Petualangan Sherina karya Riri Riza ini meninggalkan kesan mendalam bagi satu generasi. Film ini mengisahkan petualangan Sherina (Sherina Munaf) yang pindah ke Bandung dan terlibat dalam konflik hingga akhirnya bersahabat dengan Sadam (Derby Romero), sambil menghadapi rencana jahat yang mengancam lahan perkebunan. Didukung oleh lagu-lagu ceria nan memorable karya Elfa Secioria, alur cerita petualangan yang seru, serta pesan positif tentang persahabatan, keberanian, dan cinta lingkungan, film ini tetap menjadi tontonan keluarga yang menyenangkan dan penuh nostalgia.
5. Ada Apa Dengan Cinta? (2002): Tonggak Drama Remaja Modern Indonesia
Ada Apa Dengan Cinta? (AADC) yang disutradarai oleh Rudy Soedjarwo lebih dari sekadar film drama romantis remaja; ia adalah sebuah fenomena budaya yang berpengaruh besar. Kisah cinta antara Cinta (Dian Sastrowardoyo) yang populer dan puitis dengan Rangga (Nicholas Saputra) yang dingin dan misterius, dengan latar belakang kehidupan SMA di Jakarta, berhasil menangkap kegelisahan dan romantisme remaja pada masanya. Kekuatan film ini terletak pada dialog-dialognya yang puitis (menggunakan puisi-puisi karya Chairil Anwar dan karya fiksi Rangga), chemistry kuat antara kedua pemeran utama, serta penggambaran persahabatan geng Cinta yang solid. AADC menjadi tonggak penting sinema Indonesia modern.
Kelima film lawas Indonesia yang direkomendasikan ini membuktikan bahwa kualitas sinematik dan penceritaan yang baik mampu melampaui batasan waktu. Menyaksikan kembali karya-karya seperti Tiga Dara, Badai Pasti Berlalu, Naga Bonar, Petualangan Sherina, dan AADC tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga jendela untuk memahami konteks sejarah, sosial, dan budaya Indonesia pada era pembuatannya, sekaligus mengapresiasi perkembangan sinema Indonesia. Warisan perfilman ini layak untuk terus ditonton dan diapresiasi oleh berbagai generasi.
Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi film Indonesia klasik, kelima judul ini dapat menjadi titik awal yang sangat direkomendasikan. Selamat menyaksikan kembali mahakarya perfilman Indonesia.