Bahagiakan Diri Dengan Memberi Pada Sesama, Bersedekahlah

Ilustrasi sedekah
Sumber :
  • Istimewa / VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Penulis: Ustad Faisol Aziz. Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyuwangi.

img_title Bau Menyengat Limbah SPPG Bajulmati Resahkan Warga Wongsorejo

Ada orang yang dikenal sangat kaya raya tapi dermawan. Ia suka membantu orang lain dengan hartanya.

Tiba-tiba suatu saat dia diuji oleh Allah SWT. Usahanya bangkrut. Lalu ia datang kepada orang-orang yang pernah dibantunya.

img_title Best Goal Keeper Nuswantara Cup U12 2026 Disabet Line Up Diklat Persema Malang, Dastant!

Tapi tidak satu pun yang bersedia membantu. Sebagian besar beralasan, bahwa hidup mereka sendiri pun tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diselesaikan.

Sang dermawan ini kecewa yang luar biasa. Bagaimana mungkin, orang-orang yang selama ini telah dibantunya, tidak mau menolongnya saat ia benar-benar membutuhkan.

img_title Inilah Nama Anggota DPRD di Jatim yang Positif Narkoba Jenis Sabu & Ekstasi

Semakin dipikirkan, semakin ia kecewa, dan semakin sakit hatilah ia. Lalu ia datang kepada seorang yang bijak.

Setelah mendengar ceritanya, Orang Bijak ini berkata: Kamu tahu kesalahanmu apa?

Sang Dermawan yang sedang bangkrut itu menjawab : “Saya tidak tahu. Yang jelas, saya sangat kecewa dengan orang-orang yang telah pernah saya tolong. Saya selama ini telah ikhlas membatu mereka, tapi kini balasannya seperti ini.”

Orang Bijak itu kemudian menjawab : “Disitulah letak kesalahanmu”

Kamu berharap orang-orang yang telah pernah kau tolong, akan menolongmu juga saat kamu membutuhkan. Itu belumlah disebut sebagai keikhlasan.

Ikhlas itu memberi tanpa pamrih. Pamrih apa pun. Jika engkau masih memiliki pamrih atas pemberianmu, artinya selama ini engkau belumlah bisa disebut ikhlas.

Yang kedua, kamu berharap kepada manusia. Padahal kamu tahu resikonya. Ya, kecewa. Sebaik-baik manusia tidak akan pernah sempurna dalam membalas kebaikanmu. Apalagi kamu benar-benar mengharapkannya.

Siapa yang mampu membalas dengan balasan yang sempurna dan bahkan berkali-kali lipat?

Hanya Allah SWT.

Hanya Dia yang tidak akan mengecewakan kamu sedikit pun.

Maka sekali lagi, jangan berharap apa pun kepada manusia. Meskipun itu hanya ucapan terima kasih.

Yang ketiga, apa yang kamu rasakan setelah kamu mendapati orang-orang yang pernah kau tolong, saat ini tidak bersedia membantu saat kau benar-benar membutuhkan?

Sang Dermawan menjawab : Sakit hati. Sakit sekali, Tuan. Saya benar-benar kecewa.

Halaman Selanjutnya
img_title