Cara Simpan Bumbu Dapur agar Awet dan Wangi
- https://grinnliving.com/cdn/shop/articles/TIPS_MENYIMPAN_BUMBU_DAPUR_AGAR_AWET_DAN_TAHAN_LAMA.jpg?v=1709187626&width=2048
Viva Banyuwangi – Bumbu dapur seperti bawang putih, cabai, lada, hingga rempah kering adalah kunci cita rasa masakan. Namun jika tidak disimpan dengan benar, bumbu bisa cepat kehilangan aroma, berubah warna, bahkan berjamur. Menyimpan bumbu dengan tepat tidak hanya menjaga kualitas, tapi juga menghemat pengeluaran rumah tangga.
1. Simpan di Tempat Kering dan Gelap
Menurut Journal of Food Science and Technology, cahaya dan kelembapan tinggi mempercepat degradasi minyak atsiri pada rempah-rempah seperti ketumbar dan kunyit (Nisha et al., 2009). Simpan bumbu di wadah kedap udara dan jauh dari kompor atau jendela.
2. Gunakan Wadah Kaca atau Stainless Steel
Wadah plastik bisa menyerap aroma dan meninggalkan bau tak sedap. Gunakan toples kaca bening agar mudah melihat isi dan menghindari kontaminasi. International Journal of Food Science menyarankan penyimpanan bumbu dalam wadah non-reaktif agar tidak mengubah rasa (Altemimi et al., 2017).
3. Labeli Tanggal Beli
Bumbu bubuk sebaiknya digunakan dalam waktu 6–12 bulan, sedangkan rempah utuh bisa tahan hingga 2 tahun. Memberi label tanggal beli membantu Anda mengecek kesegarannya.
4. Jangan Simpan di Kulkas Kecuali Dibutuhkan
Beberapa bumbu seperti bawang putih dan bawang merah justru mudah tumbuh tunas jika disimpan di kulkas. Sebaliknya, cabai segar dan daun bawang bisa lebih awet di suhu rendah.
5. Keringkan Bumbu Basah Sebelum Disimpan
Bumbu seperti daun salam atau lengkuas segar perlu dikeringkan terlebih dahulu agar tidak lembap. Kelembapan berlebih bisa memicu pertumbuhan jamur dan merusak rasa.
Menyimpan bumbu dapur dengan cara yang benar akan menjaga rasa masakan tetap sedap dan menghindari pemborosan. Kuncinya ada pada tempat penyimpanan yang kering, gelap, dan menggunakan wadah tertutup rapat.