Mengapa Ice Bucket Challenge Kembali Viral? Simak Penjelasan Ini!
- https://www.bbc.co.uk/newsround/articles/ckge4xmjpejo
Viva Banyuwangi – Ice Bucket Challenge adalah sebuah campaign untuk mendukung para penderita ALS. Kampanye sosial ini bertujuan mengumpulkan dana untuk penelitian penyakit ALS
ALS adalah penyakit yang membuat saraf mengalami degeneratif dan menyebabkan hilangnya kontrol otot dan mempengaruhi sel otak dan sumsum belakang.
Pada tahun 2014, tiga penderita ALS melakukan Ice Bucket Challenge dan membuat 17 juta orang terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.
“Ice Bucket Challenge yang pertama menjadi alasan kami melakukan amal ini” kata Richard Evans, Direktur Asosiasi Motor Neurone Disease (MND), Britania Raya.
Ice Bucket Challenge yang dilakukan di sosial media telah menghasilkan $115 juta dalam enam minggu. Uang ini akan didonasikan bagi para penderita ALS.
Tantangan ini dilakukan dengan menuangkan se-ember air es diatas kepala dan mempostingnya di sosial media. Setelah itu kita mengajak teman yang lain untuk ikut tantangan ini atau memberikan donasi.
Ice Bucket Challenge ramai kembali pada 2025 untuk menyuarakan kesehatan mental. Tantangan ini diberi hashtag #SpeakYourMIND dan telah dibagikan ribuan kali di sosial media.
“Ini dimulai dari sebuah ide random terinspirasi dari ALS Ice Bucket Challenge yang asli dan sekarang menjadi aksi yang mempengaruhi banyak orang” kata Wade Jefferson, mahasiswa dari Universitas South Carolina, Amerika Serikat.
Sebuah grup mahasiswa di Amerika Serikat yang telah kehilangan dua temannya karena bunuh diri mengajak semua orang untuk mengikuti tantangan ini.
Di Indonesia, Ice Bucket Challenge pernah menjadi trend dan banyak anak muda serta orang tua yang mengikuti trend ini. Di sosial media banyak video yang menunjukkan mereka menuangkan se-ember air es diatas kepala.
Challenge ini berhasil mengumpulkan $338.000 dan didonasikan untuk kesembuhan penyait mental.
“Bersama-sama kita tidak hanya memulai challenge ini, tapi kita juga membuat era baru untuk kesehatan mental” kata Jefferson.