Waspadalah! Ini yang Terjadi Apabila Kurang Tidur
- https://www.freepik.com/free-photo/content-young-asian-woman-sleeping-bed_1304554.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Tidur yang cukup dengan jangka waktu 7–9 jam untuk orang dewasa penting buat tubuh dan pikiran. Sayangnya, banyak orang malah kekurangan tidur, entah karena begadang kerja, begadang hiburan, atau kondisi medis. Berikut efek buruknya.
Mudah Lelah dan Lesu
Kurang tidur bikin tubuh mudah lelah. Fatigue muncul dan membuat semua aktivitas terasa berat.
Sistem Imun Melemah
Tidur diperlukan agar sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. Orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam lebih mudah terserang flu atau sakit, dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh.
Berat Badan dan Hormon Terganggu
Kurang tidur menaikkan hormon lapar (ghrelin) dan menurunkan hormon kenyang (leptin). Alhasil, kita jadi sering lapar dan makan lebih banyak sehingga meningkatkan risiko obesitas.
Risiko Diabetes Tipe Dua
Tidur yang kurang membuat tubuh kesulitan mengatur gula darah, kurang tidur 4 jam per malam menyebabkan toleransi glukosa turun 30–40% seperti yang dialami penderita diabetes tipe 2.
Fungsi Otak Menurun
Ini yang terjadi pada otak kita apabila kurang tidur:
- Sulit fokus, mudah lupa, dan makin lambat bereaksi
- Menilai situasi secara tidak akurat
- Bisa mengalami halusinasi dan gangguan memori jangka panjang
Saat tubuh tidak mendapat istirahat, mikro tidur bisa terjadi berupa mata bisa tertutup cepat tanpa disadari, hal ini akan berbahaya terutama saat menyetir.
Kecelakaan Akibat Mengantuk
Semakin lama kita terjaga membuat reaksi kita semakin berkurang. Hal ini berbanding setara dengan mood mabuk setelah 24 jam bangun. Mengemudi saat mengantuk berisiko sama dengan menyetir dalam pengaruh alkohol!
Perasaan Dan Mood Tertekan
Kurang tidur bikin emosi kacau seperti mudah marah, cemas, atau sedih selebihnya tidak jarang muncul gejala-gejala depresi atau kecemasan yang semakin parah terutama pada remaja dan mahasiswa.