8 Cara Efektif Membakar Lemak di Tubuh
- https://www.freepik.com/free-photo/overweight-squeeze-belly-fat-with-measure-tape-her-neck_11872436.htm
Ksehatan, VIVA Banyuwangi – Lemak yang menumpuk di paha, perut, ataupun lengan dapat menurunkan kepercayaan diri karena Anda merasa penampilan jadi tidak ideal. Membakar lemak di tubuh memang sulit, tapi bukan berarti tidak mungkin. Yang penting Anda konsisten, pasti akan ada hasilnya kok. Berikut beberapa cara membakar lemak yang bisa Anda lakukan :
Angkat beban bisa lebih efektif membakar lemak daripada latihan aerobik, seperti lari atau senam. Hal ini karena dengan angkat beban, pembakaran lemak terus terjadi setelah selesai angkat beban, sedangkan pembakaran lemak saat latihan aerobik terjadi hanya saat melakukannya. Anda juga bisa menggabungkan keduanya jika ingin hasil yang lebih signifikan, latihan kekuatan dan latihan aerobik.
Salah satu penelitian dalam Internasional Journal of Obesity menyebutkan kombinasi latihan kekuatan dan latihan aerobik meningkatkan hasil pengurangan lemak perut pada orang dengan obesitas. Selain itu, beberapa gerakan lain yang bisa dilakukan yaitu sit up, kettlebell swing, dan plank.
2. Perbanyak konsumsi protein
Perbanyak konsumsi protein juga bisa menjadi cara membakar lemak yang efektif. Hal itu disebabkan protein membantu mengurangi nafsu makan sehingga mengurangi asupan kalori harian. Dengan mengurangi aupan kalori, tubuh akan dapat membakar lemak untuk memenuhi kebutuhan energinya.
Protein juga membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dan diserap oleh tubuh dibandingkan dengan karbohidrat dan lemak. Hal ini membuat proses pembakaran lemak tubuh menjadi lebih efisien dan terfokus.
3. Tidur yang cukup
Banyak dari kita yang sering begadang dan menganggap sepele soal tidur. Padahal memenuhi kebutuhan tidur juga penting untuk dapat membakar lemak tubuh kita lho.
Salah satu penelitian dalam jurnal Sleep Medicine mengatakan bahwa waktu tidur yang kurang dari 6 jam per hari dapat meningkatkan resiko obesitas pada wanita muda.
Penelitian lain dalam jurnal Sleep mengatakan bahwa mengurangi waktu tidur 1 jam per malam dapat menyebabkan lebih sedikit pembakaran lemak pada orang yang mengikuti diet rendah kalori.