Cara Menanam Bunga Telang agar Tumbuh Subur dan Berbunga Lebat
- https://www.freepik.com/free-photo/closeup-beautiful-purple-periwinkle-flower-surrounded-by-green-leaves_15253529.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Bunga telang dikenal bukan hanya karena bentuknya yang cantik, tetapi juga karena manfaatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Warna biru pekat dari kelopaknya sering dimanfaatkan sebagai pewarna alami minuman, makanan, hingga kosmetik herbal. Tak heran, bunga ini makin populer dan digemari oleh banyak orang, terutama pecinta tanaman hias dan herbal.
Menanam bunga telang sebenarnya tidak sulit. Tanaman ini mudah beradaptasi dengan iklim tropis seperti di Indonesia dan bisa tumbuh subur di pot maupun di lahan terbuka. Namun, yang paling penting hanyalah memilih bibit yang tepat dan mengetahui cara menanamnya dengan benar sejak awal.
Berikut ini langkah-langkah menanam bunga telang yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.
1. Memilih Bibit Berkualitas
Langkah pertama dalam menanam bunga telang adalah memastikan bibit yang digunakan memiliki kualitas unggul. Bibit bisa didapat dari polong bunga telang yang sudah mengering atau membelinya di toko pertanian terpercaya.
Pilih biji yang utuh, tidak cacat, dan berwarna coklat tua merata. Untuk mempercepat tumbuhnya kecambah, rendam biji dalam air hangat bersuhu sekitar 40–50°C selama 1–2 jam agar masa dormansinya terpecah.
2. Menyiapkan Media Tanam yang Ideal
Bunga telang sangat menyukai media tanam yang gembur dan kaya nutrisi. Campurkan tanah humus (50%) sebagai dasar, kompos matang atau pupuk kandang (30%) untuk nutrisi, sekam bakar (20%) untuk porositas, dan sedikit pasir kasar agar drainase lebih baik.
Jika ditanam dalam pot, pastikan pot memiliki lubang agar tidak tergenang air. Hindari media dari tanah liat murni karena bisa menghambat akar dan memicu pembusukan.
3. Teknik Penanaman yang Benar
Gunakan pot kecil berdiameter 15–20 cm sebagai tempat persemaian. Isi ¾ bagian pot dengan media tanam, lalu tanam 3–4 biji dengan kedalaman 1–2 cm. Tutup tipis dengan tanah, lalu siram hingga lembap.
Untuk menjaga kelembapan, tutup pot dengan plastik bening berlubang kecil. Biarkan selama 3–5 hari untuk membantu proses perkecambahan berjalan optimal.