8 Khasiat Ubi Talas Bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui
- www.asianinspirations.com.au
Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Ubi talas, atau yang lebih dikenal sebagai taro (Colocasia esculenta), sering dianggap sepele di dapur sehari‑hari. Namun, di balik tekstur lembut dan rasa manisnya yang khas, tersembunyi segudang manfaat kesehatan luar biasa yang masih belum banyak diketahui orang awam. Dari meja tradisional Asia hingga jurnal ilmiah modern, talas telah lama digunakan bukan hanya untuk kelezatan, tetapi juga sebagai bahan pangan bernutrisi tinggi dilansir dari Healthline.
1. Tinggi Serat & Nutrisi
Satu cangkir talas masak menyediakan sekitar 6–7 gram serat lebih dari dua kali lipat kentang ditambah sumber mangan, vitamin B6, E, C, kalium, dan magnesium yang signifikan.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Dengan serat yang tinggi dan kandungan resistant starch (sekitar 12 %), talas membantu memperlambat pencernaan dan memberi makan bakteri baik di usus, meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek yang mendukung kesehatan kolon.
3. Membantu Mengontrol Gula Darah
Serat dan resistant starch secara kolektif membantu menjaga gula darah stabil dengan mengurangi lonjakan setelah makan hingga membuat talas aman untuk penderita diabetes jika dimasak dan dikonsumsi dengan proporsional .
4. Menyehatkan Jantung
Serat dan resistant starch terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular . Ditambah kandungan kalium dan magnesium, talas juga membantu menurunkan tekanan darah.
5. Mengandung Antioksidan & Polifenol
Talas sarat dengan antioksidan seperti quercetin dan vitamin E yang dapat melawan stres oksidatif dan bersifat antikanker potensial berdasarkan studi in vitro .
6. Mendukung Manajemen Berat Badan
Serat dan resistant starch membuat perut kenyang lebih lama, membantu mengurangi asupan kalori harian dan mendukung pengelolaan berat badan .
7. Sumber Energi Murah & Nutrisi Ekonomis
Studi mengungkap bahwa talas merupakan sumber energi, karbohidrat, serat, vitamin C dan protein yang baik lebih tinggi kandungan karbohidrat dan protein dibandingkan umbi lain, menjadikannya bahan pangan alternatif berbiaya rendah untuk ketahanan pangan .
8. Potensi Menyehatkan Reproduksi
Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan konsumsi tepung talas meningkatkan kadar testosteron dan bobot testis, serta memperbaiki morfologi tubulus seminiferus . Meskipun riset pada manusia masih terbatas, ini menawarkan potensi manfaat hampitan hormon dan kesuburan.