Cara Agar Tidak Cepat Menjadi Pikun (Demensia)
- https://www.freepik.com/free-photo/exhausted-young-woman-touching-her-head-with-eyes-closed-female-exchange-worker-suffering-from-unbearable-headache-health-concept_8687727.htm
Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Pikun atau penurunan daya ingat bukanlah hal yang umum terjadi saat usia produktif—sayangnya, banyak orang baru menyadarinya saat terlambat. Bagaimana agar ingatan tetap “tajam” meski usia bertambah?
Selain menghindari faktor risiko, para ahli menyarankan gaya hidup tertentu yang terbukti memperlambat penurunan kognitif. Artikel ini akan merangkum strategi efektif untuk mencegah pikun sejak dini.
1. Jaga Tekanan Darah & Kesehatan Jantung
- Studi SPRINT MIND menunjukkan menjaga tekanan darah <120 mmHg menurunkan risiko gangguan kognitif ringan selama 5 tahun
- Tekanan darah kendali baik juga berarti pasokan oksigen ke otak lebih stabil.
2. Konsumsi Pola Makan Sehat (MIND/DASH/Mediterranean)
- MIND diet menekankan sayuran hijau, buah beri, kacang, biji, ikan, dan minyak zaitun, serta membatasi daging merah dan makanan olahan
- Riset menunjukkan diet ini dapat menurunkan risiko demensia hingga 25 %
3. Olahraga Teratur & Stimulasi Mental
- Aktivitas fisik seperti jalan cepat minimal 150 menit/minggu menawarkan perlindungan kognitif .
- Mengasah otak melalui membaca, memecahkan teka-teki, atau belajar bahasa dapat menambah brain reserve, memperlambat demensia.
4. Tidur cukup & Kelola Stres Kronis
- Stres berkepanjangan merusak fungsi otak dan meningkatkan risiko demensia
- Kurangi stres dengan relaksasi, tidur berkualitas 7–9 jam, serta manajemen emosi dan mindfulness.
5. Jaga Indra Pendengaran dan Penglihatan
- Penelitian NIH membuktikan penggunaan alat bantu dengar dapat memperlambat penurunan kognitif pada lansia risiko tinggi.
- Atasi gangguan penglihatan secepatnya untuk menjaga stimulasi otak tetap optimal.
6. Perbanyak Aktivitas Sosial & Interaksi
- Hubungan sosial yang kuat bermanfaat: kemandirian mental pun meningkat.
- Ikuti komunitas, arisan, atau aktif di kelompok hobi untuk menjaga stimulasi dan mood.
7. Konsumsi Lemak Sehat & Antioksidan
- Kacang, alpukat, minyak zaitun, dan biji-bijian mengandung vitamin E dan omega-3 yang bersifat neuro-protektif.