Bujet Bulanan Meledak? Ini 3 Penyebab Tersembunyi

Bujet Bulanan Meledak? Ini 3 Penyebab Tersembunyi
Sumber :
  • https://www.canva.com/photos/MAElyJCnJAE-carrying-shopping-bags-or-shopping/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –  Pernah nggak, baru pertengahan bulan, saldo rekening sudah tipis? Padahal rasanya nggak belanja banyak, tapi bujet bulanan tetap meledak. Nah, ternyata ada beberapa penyebab tersembunyi yang sering luput kita sadari.

img_title Belum Punya Pengalaman? Ini Ide Fake Project untuk Portfolio

Cek Produk Rekomendasi Kami
(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

Mulai dari

Rp.4.399

Berdasarkan penelitian oleh Thaler (1985) dalam jurnal Mental Accounting and Consumer Choice, “Banyak orang menganggap uang di luar penghasilan rutin, seperti bonus atau cashback, sebagai ‘uang gratis’ yang akhirnya dihabiskan tanpa kontrol.” Ini salah satu biang kerok bujet bulanan membengkak.

img_title Memulai Hobi Aquaponik, Cara Sederhana untuk Pemula di Rumah

Cek Produk Rekomendasi Kami
Wallet Organizer Dompet Disiplin Untuk Mengatur Keuangan Bulanan

Wallet Organizer Dompet Disiplin Untuk Mengatur Keuangan Bulanan

Mulai dari

Rp.14.999

Berikut tiga penyebab tersembunyi bujet bulanan yang sering bikin keuangan berantakan:

img_title Memulai Hobi Mendaki? Ini Peralatan yang Wajib Kamu Bawa

1. Pengeluaran Kecil yang Sering Terjadi

Beli kopi kekinian Rp20.000 sekali mungkin terasa kecil. Tapi kalau tiap hari, sebulan bisa habis Rp600.000! Sirri (1993) dalam jurnal Common Factors in the Returns of Stocks and Bonds menjelaskan, “Pengeluaran kecil yang diulang terus-menerus menjadi penyumbang utama defisit anggaran tanpa disadari.”

2. Godaan Diskon Dadakan


Promo flash sale memang menggiurkan. Namun, kalau terlalu sering, dompet bisa jebol. Capon (1996) dalam An Individual Level Analysis of the Mutual Fund Investment Decision menulis, “Diskon menciptakan ilusi penghematan padahal sering mendorong belanja impulsif yang sebenarnya tak dibutuhkan.”

3. Kurang Catat Pengeluaran


Merasa sudah hemat, tapi lupa mencatat belanjaan sehari-hari? Itulah jebakan paling sering terjadi. Lusardi (2012) dalam Financial Literacy and Financial Decision Making menyatakan, “Mencatat pengeluaran adalah cara efektif untuk mengontrol keuangan dan menghindari pemborosan.”

Kesimpulannya, biar bujet bulanan nggak meledak, kamu harus waspada pada pengeluaran kecil yang sering, godaan diskon, dan kebiasaan malas mencatat pengeluaran. Mulailah disiplin mencatat semua belanja, sekecil apa pun, supaya keuanganmu tetap sehat.