Nggak Perlu Python! Ini Cara Jadi Data Analyst Pemula Pakai Google Sheets
- https://www.pexels.com/id-id/foto/kolega-melihat-lembar-survei-3183153/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Kamu sering denger soal profesi data analyst tapi langsung ngerasa itu dunia yang “terlalu teknis”? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang mengira kalau mau jadi data analyst harus jago coding, ngerti SQL, atau main Python dari awal. Padahal kenyataannya nggak gitu juga. Ada satu alat yang sering kamu pakai tapi belum kamu eksplor sepenuhnya, Google Sheets.
Yup, Google Sheets bukan cuma buat isi daftar hadir, bikin budgeting pribadi, atau rekap nilai tugas. Kalau kamu tahu caranya, Google Sheets bisa jadi senjata pertama kamu buat masuk ke dunia data analyst. Tanpa coding, tanpa tools mahal, dan tanpa harus install apa pun.
Sebelum ngomongin tools, yuk kenalan dulu sama profesinya. Data analyst itu tugasnya menganalisis data mentah jadi informasi yang berguna. Misalnya: data penjualan, perilaku user, sampai tren penggunaan aplikasi. Mereka nyari pola, bikin kesimpulan, dan kasih insight ke perusahaan buat bantu ambil keputusan. Nah, semua itu bisa dimulai dari tools yang paling basic, selama kamu ngerti cara ngolah dan bacanya. Di sinilah Google Sheets punya peran besar, terutama buat pemula.
Belajar Analisis Data Tanpa Coding? Bisa Banget
Google Sheets itu underrated banget. Padahal, kamu bisa belajar skill fundamental analisis data lewat tools ini: mulai dari bersihin data, nyusun ulang data, bikin tabel ringkasan, sampai nyajiin hasil dalam bentuk grafik yang enak dilihat. Bahkan banyak startup dan UMKM pakai Google Sheets buat tracking performa mereka sehari-hari.
Yang lebih keren lagi, Google Sheets punya rumus-rumus powerful kayak QUERY, FILTER, VLOOKUP, sampai ARRAYFORMULA. Sekilas memang ribet, tapi setelah kamu ngerti logikanya, kamu bakal sadar bahwa semua rumus itu adalah cara berpikir analitis. Dan itulah esensi jadi seorang data analyst: menganalisis, bukan menghafal rumus.
Apa Aja yang Bisa Kamu Lakuin di Google Sheets?
Banyak, dan semuanya relevan dengan kerja nyata seorang data analyst. Ini beberapa hal yang bisa kamu pelajari dan praktikkan langsung: