Kamu Berhak Bahagia, Bukan Terus Terluka

Kamu berhak bahagia, jagalah jarak dari lingkungan toxic
Sumber :
  • https://pixabay.com/id/photos/muslim-teman-teman-senang-6580389/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Apakah kamu merasa lelah karena sering disakiti? Merasa kehilangan dirimu sendiri dalam suatu hubungan?

img_title Belum Punya Pengalaman? Ini Ide Fake Project untuk Portfolio

Banyak orang terjebak dalam lingkungan yang penuh tekanan, manipulasi dan luka emosional. Kemudian berkata, “Ya beginilah hidupku, mau bagaimana lagi?”

Apakah Lingkunganmu Penuh Tekanan dan Drama?

img_title Memulai Hobi Aquaponik, Cara Sederhana untuk Pemula di Rumah

Itu bukan takdir yang harus kamu terima begitu saja. Kamu memang tidak bisa mengubah orang lain. Kamu tidak bisa mengubah lingkungan yang toxic. Termasuk sifat orang lain, sikap keluarga, sikap pasangan atau lingkungan sekitar yang penuh tekanan dan drama.

Seringkali kamu terlalu fokus berharap orang lain berubah, sampai lupa diri. Padahal kamu punya kuasa untuk menjaga batasan agar tidak terus terluka.

img_title Memulai Hobi Mendaki? Ini Peralatan yang Wajib Kamu Bawa

Kamu Bisa Memilih

Kamu bisa memilih untuk tidak tenggelam di dalamnya. Kamu selalu bisa memilih seberapa dekat kamu terlibat dengan mereka. Kamu bisa menjaga ruang hatimu tetap aman, dari energi yang hanya melemahkan dan membuatmu merasa tidak cukup.

Karena tidak menjaga batas diri adalah seperti membuka pintu hati selebar-lebarnya pada semua yang menyakiti, dan berharap mereka akan memperlakukanmu dengan penuh cinta. Sayangnya itu jarang terjadi.

Menjaga Jarak dari Mereka

Menjaga jarak itu bukan berarti membenci lho. Itu justru bentuk cinta pada dirimu sendiri. Kamu berhak hidup dalam ketenangan, bukan ketakutan.

Kamu punya kuasa untuk menjaga jarak dari orang yang menguras energimu. Menetapkan batasan yang sehat. Mengatakan tidak pada hubungan yang menyakitimu. Kamu berhak memilih menjaga jarak untuk kedamaian, bukan drama.

Kamu bukan korban dari lingkunganmu. Kamu pemimpin atas hidupmu. Jadi daripada mengubah lingkungan toxic, tanyakan pada dirimu sendiri:

- Sejauh mana aku mau terus bertahan di tempat yang menyakiti jiwaku?

- Apakah hubungan ini hanya menjauhkanku dari kedamaian?

Ingat, kamu bukan penampung rasa sakit. Kamu adalah jiwa yang pantas hidup dalam ketenangan. Pilihlah kedamaian, bukan drama. Kamu pantas mendapatkan yang terbaik.