4 Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan yang Disarankan Dokter

Kebutuhan suplemen sangat penting agar ibu dan calon bayi sehat
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/close-up-young-mother-holding-pills-staying-home-fight-nausea-keep-her-birth-healthy_13516496.htm

Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Kehamilan merupakan masa yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan bagi perempuan yang sudah menikah. Di fase ini, tubuh memerlukan asupan nutrisi tambahan agar janin dapat tumbuh sehat. Meski makanan bergizi tetap menjadi prioritas utama, ada kalanya tubuh membutuhkan dukungan ekstra dari suplemen agar kebutuhan zat penting seperti zat besi, asam folat, hingga kalsium bisa tercukupi.

img_title Seni Pengemasan Madu Mentah dan Sarang Lebah untuk Parsel Kesehatan Eksklusif

Namun, tidak semua bumil membutuhkan suplemen yang sama. Kebutuhan ini bergantung pada kondisi fisik, kesehatan ibu, dan perkembangan janin. Berikut ini rekomendasi suplemen semasa kehamilan yang bisa dicoba, seperti dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id.

img_title Peran Vital Nutrisi dan Gizi bagi Kesehatan Otak

Kondisi yang Menunjukkan Bumil Membutuhkan Suplemen Tambahan

Umumnya, ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan tanpa harus mengonsumsi seluruh jenis suplemen. Namun, ada situasi tertentu yang membuat suplemen menjadi penting, seperti:

img_title Pendekatan Medis dan Alami dalam Cara Meningkatkan Memori Otak

1. Mengalami Anemia

Bunda perlu waspada jika merasa pusing, tubuh terasa lemas, kulit tampak pucat, atau jantung berdetak cepat. Kondisi anemia selama kehamilan cukup umum terjadi karena kebutuhan zat besi meningkat signifikan, bisa mencapai 800 mg per hari.

2. Kurang Asupan Nutrisi

Jika ibu hamil tidak mendapatkan nutrisi yang mencukupi, perkembangan janin bisa terganggu. Tanda-tandanya antara lain berat badan stagnan, mudah lelah, sering sakit, dan pusing.

3. Hamil Anak Kembar

Setelah hasil USG menunjukkan kehamilan anak kembar, kebutuhan nutrisi pun meningkat. Oleh karena itu, ibu hamil kembar disarankan mendapatkan asupan gizi ekstra, baik dari makanan maupun suplemen.

4. Mengalami Mual dan Muntah Parah

Sebagian ibu mengalami muntah ekstrem hingga tidak mampu menahan makanan, dikenal sebagai hyperemesis gravidarum. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi, lemas, dan kehilangan nafsu makan.

Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan, berikut suplemen yang direkomendasikan:

1. Tablet Tambah Darah (TTD)

Suplemen ini penting untuk membentuk plasenta yang kuat, menjaga kebugaran tubuh, serta memperlancar aliran oksigen ke janin.

2. Kalsium

Selain dari makanan seperti susu, keju, ikan, dan brokoli, kalsium tambahan sebanyak 1,5–2 gram per hari sangat disarankan. Ini berguna untuk mencegah preeklampsia dan menunjang pertumbuhan tulang janin.

Halaman Selanjutnya
img_title