Awalnya Sepele, Cantengan Bisa Jadi Infeksi Serius

Awalnya Sepele, Cantengan Bisa Jadi Infeksi Serius
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/barefooted-people-standing-on-concrete-floor-9486813/

Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Cantengan atau kuku tumbuh ke dalam sering dianggap masalah kecil. Namun, bila dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi serius yang bahkan memerlukan tindakan medis. Penting bagi siapa pun untuk memahami risiko dan pencegahannya.

img_title Peran Vital Nutrisi dan Gizi bagi Kesehatan Otak

Apa Itu Cantengan?

Cantengan terjadi ketika sisi kuku tumbuh menembus jaringan kulit di sekitarnya. Biasanya menyerang jempol kaki, terutama pada orang yang sering mengenakan sepatu sempit atau memotong kuku terlalu pendek.

img_title Pendekatan Medis dan Alami dalam Cara Meningkatkan Memori Otak

Dari Luka Kecil Jadi Infeksi

Awalnya hanya nyeri ringan saat ditekan. Namun jika terus dibiarkan, kulit bisa meradang, muncul nanah, bahkan tumbuh jaringan granulasi (daging baru berwarna merah).

img_title Pikun di Usia Remaja: Mitos atau Fakta?

Berdasarkan penelitian oleh Rich (2023) dengan judul “Diagnosis and management of ingrown toenails” bahwa infeksi pada kuku yang tumbuh ke dalam bisa menyebabkan komplikasi jaringan lunak yang serius, terutama pada penderita diabetes.

Siapa yang Berisiko?

1.       Orang yang sering menggunakan sepatu ketat.

  1. Atlet atau pekerja dengan tekanan kaki berulang.
  2. Penderita diabetes atau gangguan pembuluh darah.
  3. Remaja dengan pertumbuhan kuku cepat.

Tanda-Tanda Cantengan Parah

1.       Nyeri hebat di sekitar kuku.

  1. Kemerahan dan pembengkakan yang terus meningkat.
  2. Muncul cairan atau nanah.
  3. Bau tak sedap dari kuku.
  4. Demam atau nyeri saat berjalan.

Cara Mencegah dan Mengatasi

1.       Potong kuku lurus, jangan terlalu pendek atau membulat.

  1. Hindari sepatu sempit.
  2. Rendam kaki dengan air hangat jika mulai terasa nyeri.
  3. Gunakan salep antibiotik bila perlu.
  4. Segera ke dokter jika muncul nanah atau nyeri tak tertahankan.

Berdasarkan penelitian oleh Kaya (2022) dengan judul “Partial matrix excision for chronic ingrown toenail” bahwa prosedur medis pengangkatan sebagian akar kuku terbukti efektif mencegah kekambuhan pada kasus cantengan kronis.