Beginilah Manfaat Positif dan Negatif Menunda Posting Buatmu
- https://pixabay.com/id/photos/buku-seluler-smartphone-kulit-4295853/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Kamu pasti pernah kan, punya foto atau video bagus tapi ditunda-tunda terus buat di-posting? Bisa jadi sehari, tiga hari, bahkan seminggu setelah pembuatan. Jangan salah, hal ini ternyata umum banget lho.
Alasan Umum Menunda Posting
Alasannya beragam, mulai dari kurangnya percaya diri, takut enggak banyak yang suka, sampai bingung mau tulis caption apa.
Misalnya ya, kamu habis liburan ke pantai yang indah banget. Kamu berhasil ambil foto sunset yang keren. Awalnya, semangat mau langsung posting. Eh, pas mau diunggah, tiba-tiba muncul pemikiran, “nanti fotoku kalah bagus sama foto orang lain.” Atau kamu beranggapan, “Ah, paling engagement-nya tidak sebanyak yang lain.” Akhirnya foto itu cuma tersimpan di galeri dan tidak pernah diunggah. Sayang banget kan?
Nah, sekarang cobalah mengubah mindset itu. Ingat, konten yang kamu buat punya nilai unik. Bisa menjadi inspirasi buat orang lain. Daripada sibuk membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik fokus saja pada apa yang mau kamu sampaikan. Tidak perlu menunggu momen yang sempurna, posting saja sekarang.
Late Post Demi Keamanan dan Kenyamanan Diri
Selain alasan-alasan yang umum, menunda posting atau late post ternyata punya manfaat besar yang sering tidak kamu sadari. Terutama berkaitan dengan keselamatan diri. Pernahkan kamu berpikir, dengan posting secara real-time saat kamu sedang bepergian sendirian, kamu secara tidak langsung memberitahukan lokasi keberadaanmu kepada orang banyak? Hal ini bisa menjadi celah bagi orang yang tidak bertanggung jawab untuk melacak atau bahkan menemuimu.
Di era digital sekarang, terkadang akun yang tidak diprivate, alias dibuka untuk umum, memudahkan orang yang amit-amit jadi penguntit, yang tidak berkenan bagimu. Jangan sebutkan lokasi kunjunganmu. Semua ini demi keselamatan dirimu.
Ada juga orang yang suka late post agar kalau temannya tahu dan minta oleh-oleh, bisa dijawab dengan, “Owh… itu sudah kemaren dulu kok.” Sementara bagi beberapa orang yang lain, kejadian pagi tetapi uploadnya sore atau malam. Bahkan yang lebih ekstrem karena tidak ingin dipantau, uploadnya beberapa hari kemudian.