5 Tips Agar Hati Dapat Ikhlas Sepenuhnya

Sudahkah kamu dapat memaafkan sepenuh hati?
Sumber :
  • https://pixabay.com/id/photos/wanita-gadis-perempuan-siswa-prom-6920628/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Benarkah seseorang dapat bersikap ikhlas dengan sepenuh hati? Mungkin kamu juga sering mendengar kalimat, “Ikhlasin saja, ikhlas itu gampang.” Tetapi kenyataannya itu adalah hal yang tersulit dilakukan. Mengapa sulit? Karena kebanyakan orang masih salah kaprah soal apa itu ikhlas.

img_title Cara Membuat Fake Project untuk Portfolio, Cocok untuk Fresh Graduate

Dalam Instagramnya, Christina Lee memberi 5 tips agar hatimu dapat ikhlas sepenuhnya.

1.      Ikhlas Bukan Berarti Kamu Tidak Boleh Sedih

img_title Belum Punya Pengalaman? Ini Ide Fake Project untuk Portfolio

Ketika kamu dikecewakan, wajar kok kalau kamu menangis dan merasa sakit. Ikhlas bukan berarti menutupi semua rasa itu, tetapi justru berani merasakannya dahulu. Kemudian perlahan-lahan mulai melepaskannya.

2.      Ikhlas Butuh Proses

img_title Memulai Hobi Aquaponik, Cara Sederhana untuk Pemula di Rumah

Banyak orang berpikir, “Aku sudah bilang ikhlas, seharusnya sudah selesai.” Namun beberapa hari kemudian, teringat lagi dan dada terasa sesak lagi. Hal seperti itu wajar lho. Ikhlas itu seperti melatih otot, kadang naik, kadang turun, kadang nyangkut lagi. Proses ini justru akan membuat hatimu semakin kuat.

3. Ikhlas Bukan Berarti Membebaskan Orang dari Konsekuensinya

Misalnya ada teman yang menipu uangmu. Lalu kamu bilang, “Aku sudah ikhlas.” Hal seperti ini berarti kamu sudah memaafkan dan melepaskan rasa sakit hati. Namun bukan berarti proses hukum tidak berjalan, karena ada tindakan sosial yang perlu dipertanggungjawabkan. Maaf dan ikhlas itu berbeda dengan menghapus konsekuensi. Bedanya tipis sekali.

4.      Tanda-Tanda Kamu Sudah Ikhlas

Bagaimana cara mengetahui hatimu sudah ikhlas sepenuhnya? Hal ini dapat terlihat dari hal-hal kecil. Kamu bisa mengingat kejadian yang menyakitkan itu, tetapi dadamu tidak lagi terasa sesak. Ada rasa, “Ah, sudahlah.” Bahkan saat kamu bertemu orang yang menyakitimu, hatimu sudah tidak panas lagi. Ini bukan berarti kamu harus akrab lagi, tetapi kamu sudah tidak ada dendam dan tidak membiarkan hati merana di dada.

5.      Kamu Dapat Fokus

Jika kamu bisa ikhlas sepenuh hati, tanda lain yang terlihat adalah kamu bisa fokus lagi. Kamu dapat fokus pada diri sendiri, pekerjaan dan keluarga tanpa dihantui bayang-bayang masa lalu. Kalau saat mengingatnya lagi hatimu masih panas, berarti prosesnya belum selesai. Ketika kamu sudah bisa mengingatnya tanpa rasa sakit, hidupmu terasa jauh lebih ringan.

Halaman Selanjutnya
img_title