Isak Siap Jalani Debut, Liverpool Punya Senjata Baru Hadapi Burnley
- https://www.premierleague.com/en/news/4405068/isak-a-world-class-striker-who-can-become-even-better
Sepak Bola, VIVA Banyuwangi –Liverpool dipastikan akan menurunkan rekrutan termahal mereka, Alexander Isak, pada laga pekan keempat Premier League melawan Burnley di Turf Moor, Minggu 14 September 2025. Pemain asal Swedia itu baru saja didatangkan dari Newcastle United dengan nilai transfer fantastis senilai £125 juta, sekaligus menjadi rekor baru bagi sepak bola Inggris.
Meski belum dalam kondisi 100 persen, pelatih Arne Slot memberi sinyal kuat bahwa Isak akan dimainkan secara bertahap. “Jangan berharap dia langsung bermain 90 menit setiap pertandingan. Itu jelas tidak akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan,” kata Arne Slot, dilansir dari Premier League. Ia menambahkan bahwa proses adaptasi Isak akan dilakukan secara hati-hati mengingat sang striker absen pramusim bersama tim barunya.
Debut Isak memang dinantikan, mengingat Liverpool telah mengawali musim dengan tiga kemenangan beruntun. Sementara itu, Hugo Ekitike yang selama ini diplot sebagai penyerang utama juga tampil impresif dengan mencetak dua gol dan satu assist. Situasi ini menciptakan persaingan sehat di lini depan, di mana Slot harus mencari cara terbaik untuk memaksimalkan kedua penyerang berprofil tinggi tersebut.
“Ketika bermain untuk tim terbaik, sudah seharusnya bersaing dengan pemain terbaik. Isak adalah sosok yang sudah lama saya lihat, jadi menyambutnya ke sini adalah sebuah kebahagiaan. Ini akan jadi persaingan yang ketat, tapi saya akan bekerja keras agar tetap bisa tampil bagus,” ujar Hugo Ekitike, dilansir dari Premier League.
Namun, kepindahan Isak ke Anfield ternyata tidak berjalan mulus. Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mengakui bahwa hubungannya dengan sang striker sempat terganggu karena aksi mogok yang dilakukan Isak demi memaksakan transfer. “Alex dan saya selalu memiliki hubungan yang baik. Tapi saat dia melakukan mogok, hubungan kami berubah. Komunikasi menjadi sulit sejak saat itu,” kata Howe, dikutip dari ESPN, Jumat 12 September 2025.
Secara statistik, keduanya menawarkan keunggulan berbeda. Isak dikenal tajam di dalam kotak penalti dengan rata-rata 3,2 tembakan per laga musim lalu, sedangkan Ekitike lebih kreatif dengan kontribusi gol dan assist yang lebih tinggi di awal musim ini. Slot pun memiliki opsi untuk memainkan Isak sebagai penyerang tengah atau menurunkannya bersama Ekitike dalam formasi 4-4-2, bergantung pada strategi menghadapi Burnley.