Pecel Semanggi, Lengkap dengan Lauk Tradisional yang Bikin Nagih

Pecel Semanggi, Kuliner Legendaris yang Tetap Nikmat
Sumber :
  • https://healtheroes.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-20-at-11.19.03_e4ecd2d4.jpg

Kuliner, VIVA BanyuwangiPecel semanggi berasal dari daerah Surabaya, terutama di kawasan Wonokromo dan sekitarnya. Nama “semanggi” diambil dari bahan utamanya, yaitu daun semanggi air (Marsilea crenata) — tanaman kecil berdaun empat yang biasa tumbuh di sawah atau tepian sungai. Sejak dahulu, masyarakat pedesaan memanfaatkan tanaman liar ini sebagai sayur sehat dan murah. Daun semanggi direbus dan disajikan dengan sambal kental berbahan dasar kacang tanah dan ubi jalar rebus, bukan menggunakan petis seperti pada rujak cingur. Perpaduan inilah yang membuat pecel semanggi memiliki cita rasa khas: gurih, manis, dan sedikit pedas dengan aroma tanah yang alami. Konon, pecel semanggi mulai populer di Surabaya pada tahun 1960-an, saat para perempuan desa menjualnya ke kota dengan cara berkeliling menggunakan pikulan. Mereka dikenal sebagai “mbok semanggi”, ikon kuliner jalanan yang hingga kini masih bertahan di beberapa sudut kota.

img_title Resep Bolu Nangka Kukus, Alternatif Lebih Sehat Tanpa Oven

Resep   Pecel Semangi

Bahan Utama:

img_title Resep Mie Goreng Spesial, Cara Bikin Mie Enak ala Restoran dalam 10 Menit!

1.      Daun semanggi air (Marsilea crenata) – 200 gram (rebus hingga empuk, tiriskan)

  1. Tauge (kecambah) – 100 gram (rebus sebentar)
  2. Kangkung – 1 ikat kecil (rebus, potong-potong)
  3. Daun pepaya muda atau bayam – 50 gram (opsional, untuk variasi rasa)
  4. Daun pisang – secukupnya (untuk alas penyajian/pincuk)
img_title Nasi Liwet, Sajian Tradisional Penuh Rasa yang Menghangatkan Kebersamaan

Catatan: Jika sulit menemukan daun semanggi, bisa diganti dengan campuran daun pegagan, bayam, dan kangkung sebagai alternatif.

Bahan Sambal Ubi (Bumbu Khas Semanggi):

1.       Kacang tanah goreng – 150 gram

  1. Ubi jalar rebus – 100 gram (pilih ubi kuning agar warna cantik dan rasa manis alami)
  2. Cabai merah keriting – 5 buah
  3. Cabai rawit – 3 buah (sesuai selera pedas)
  4. Bawang putih – 3 siung
  5. Gula merah – 2 sdm
  6. Garam – ½ sdt
  7. Asam Jawa – 1 sdt (larutkan dengan sedikit air hangat)
  8. Terasi bakar – ½ sdt (opsional)
  9. Air matang – 200 ml (sesuaikan kekentalannya)

 Cara Membuat Sambal:

  1. Haluskan semua bahan sambal (kacang, ubi, cabai, bawang, gula merah, garam, dan terasi) dengan cobek atau blender hingga halus.
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diulek agar menghasilkan tekstur sambal yang kental, lembut, dan tidak terlalu encer.
  3. Koreksi rasa — seharusnya sambal terasa gurih, manis, dan sedikit pedas.
  4. Sisihkan dalam mangkuk.
Halaman Selanjutnya
img_title