Kenikmatan Pedas Gurih Sate Padang, Karya Kuliner di Atas Bara
- https://images.tokopedia.net/blog-tokopedia-com/uploads/2019/10/Blog_Resep-Sate-Padang-Variasi-Lezat-nan-Gurih-Berbagai-Bahan-2.jpg
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Sate Padang bukanlah sembarang sate. Ia adalah hasil perpaduan antara keahlian memasak orang Minang dan kecintaan mereka terhadap rempah-rempah Nusantara. Kuah kental berwarna kuning keemasan , kadang kemerahan, tergantung daerah asalnya, menjadi ciri khas utama. Kuah ini bukan dari santan, melainkan dari rebusan kaldu daging sapi yang dikentalkan dengan tepung beras, lalu diberi rempah seperti kunyit, ketumbar, lengkuas, serai, jahe, dan cabai giling halus.
Dari sinilah rasa pedas, gurih, dan hangat Sate Padang berasal. Setiap tetes kuah mengandung kekayaan rasa yang kompleks, perpaduan antara pedas yang menggigit, gurih dari kaldu, serta aroma rempah yang menenangkan. Tak berlebihan jika banyak orang menyebutnya sebagai “cita rasa bara yang membahagiakan”.
Asal Usul Sate Padang
Sate Padang berasal dari daerah Padang, Sumatera Barat, namun dalam perkembangannya memiliki berbagai variasi: Sate Padang Panjang, Sate Padang Pariaman, dan Sate Padang Kota. Ketiganya berbeda dalam hal warna dan tingkat kepedasan kuah.
1. Sate Padang Panjang umumnya memiliki kuah berwarna kuning cerah.
- Sate Padang Pariaman cenderung berwarna merah karena banyak menggunakan cabai merah giling.
- Sedangkan Sate Padang Kota memadukan keduanya — gurih, pedas, dan kental.
Konon, resep ini sudah ada sejak awal abad ke-20, ketika masyarakat Minangkabau mulai menjajakan sate di pasar dan pelabuhan. Kala itu, daging sapi adalah bahan mewah, sehingga memasaknya menjadi bentuk penghormatan bagi tamu istimewa. Proses merebus daging selama berjam-jam, memanggang di atas arang, lalu menyiram dengan kuah rempah yang pekat, bukan hanya tentang cita rasa, tapi tentang penghormatan terhadap proses dan waktu.
Resep Sate Padang Asli Minang
Bahan Utama:
1. Daging sapi (bagusnya bagian lidah, sandung lamur, atau sengkel) – 500 gram
- Air untuk merebus 2 liter
- Daun salam 2 lembar
- Serai, memarkan 2 batang
- Daun jeruk 3 lembar
- Garam 2 sdt
- Minyak untuk menumis 3 sdm
Bumbu Halus: Bawang merah 10 butir, Bawang putih 6 siung, Cabai merah keriting 10 buah (atau sesuai selera pedas), Jahe 2 cm, Lengkuas 2 cm, Kunyit 3 cm (bakar sebentar agar harum), Ketumbar sangrai 1 sdt, Jintan ½ sdt, Lada butiran 1 sdt