Resep Utri Khas Jawa yang Mulai Jarang Ditemukan
- https://youtu.be/QEg1WLhMkGo?si=3bE01DX8awtH4hDI
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Utri adalah salah satu jajanan tradisional khas Jawa yang kini semakin jarang ditemui. Teksturnya kenyal dengan rasa manis alami dari gula merah, berpadu dengan aroma khas pisang dan kelapa. Dengan panduan ini, kamu bisa mempraktikkan resep utri, menyiapkan bahan utri, memahami langkah-langkah cara membuat utri, dan mencoba langsung bikin utri sendiri di rumah. Teknik masak utri singkong yang tepat menghasilkan hasil akhir yang lembut dan legit, menjadikan kue utri singkong camilan tradisional yang selalu dirindukan.
Bahan Utri
Untuk memulai, siapkan bahan utri berikut:
1 kg singkong, kupas dan cuci bersih
2 sdm tepung tapioka
200 gr gula merah, disisir halus
1/4 kelapa muda parut
1/4 sdt garam
3 tetes vanili cair
2 buah pisang kepok
3 lembar daun pandan
Bahan Areh (lapisan atas):
1 bungkus santan kara
300 ml air
2 sdt tepung maizena
1/2 sdt garam
Secukupnya gula pasir
Cara Membuat Utri
Berikut langkah-langkah cara membuat utri yang mudah diikuti:
Parut singkong, peras hingga keluar airnya, tunggu 5 menit, buang airnya dan campur ampasnya kembali ke singkong parut.
Masukkan kelapa parut, tepung tapioka, gula merah, garam, dan vanili. Aduk rata, kemudian diamkan sejenak.
Siapkan areh dengan mencampur santan kara dan 300 ml air, tambahkan garam, rebus hingga mendidih.
Larutkan tepung maizena dengan sedikit air, tuang ke santan, aduk hingga mengental dan meletup-letup.
Ambil adonan singkong, letakkan di bungkusan pisang, tambahkan areh dan daun pandan di atasnya.
Kukus selama ±30 menit hingga matang. Sajikan hangat.
Dengan mengikuti resep utri ini, kamu dapat memanfaatkan bahan utri untuk menghasilkan jajanan tradisional yang autentik. Proses cara membuat utri yang tepat memungkinkan siapa pun untuk mencoba bikin utri sendiri di rumah. Teknik masak utri singkong ini menjaga tekstur kenyal dan rasa manis alami, menjadikan kue utri singkong camilan tradisional khas Jawa yang tak lekang oleh waktu.