Badak Barandam Kue Legit Khas Banjar
- https://www.freepik.com/premium-photo/kue-putri-mandi-badak-berendam-are-steamed-glutinous-rice-balls-filled-with-coconut-brown-sugar_24858003.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Badak barandam merupakan salah satu kue tradisional khas Banjar, Kalimantan Selatan, yang dikenal dengan cita rasa manis legit dan tekstur lembut. Kue ini memiliki bentuk bulat menyerupai bola kecil dan disajikan dengan siraman kuah gula merah yang kental. Badak barandam kerap hadir dalam berbagai acara adat, hajatan, hingga sajian keluarga sebagai simbol kehangatan dan kebersamaan.
Kue ini juga mencerminkan kesederhanaan masyarakat Banjar yang memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti tepung ketan, kelapa, dan gula aren.
Dilansir dari berbagai resep badak barandam yang dibagikan melalui Cookpad, berikut resep badak barandam rumahan yang mudah dibuat dan tetap mempertahankan cita rasa tradisionalnya.
Bahan-Bahan Badak Barandam
Bahan utama badak barandam terdiri dari tepung ketan, kelapa parut, gula merah sebagai isian, serta sedikit garam untuk penyeimbang rasa.
Untuk kuah, digunakan gula merah yang disisir, gula pasir, air, dan daun pandan agar aroma lebih harum.
Cara Membuat Badak Barandam
1. Campurkan tepung ketan dengan kelapa parut dan garam, lalu aduk hingga merata.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dipulung.
3. Ambil adonan, isi dengan gula merah, lalu bulatkan hingga rapi.
4. Rebus bola-bola adonan dalam air mendidih hingga mengapung, kemudian angkat dan tiriskan.
5. Masak gula merah, gula pasir, air, dan daun pandan hingga mendidih dan kuah sedikit mengental.
6. Masukkan badak ke dalam kuah gula merah, masak sebentar hingga meresap.
7. Sajikan badak barandam selagi hangat.
Kue Badak barandam ini memiliki tekstur kenyal di luar dan lelehan gula merah di bagian dalam. Kuah gula merah yang menyelimuti kue menambah rasa manis yang tidak berlebihan. Sajian ini cocok dinikmati sebagai camilan sore atau hidangan penutup setelah makan.
Badak barandam bukan hanya sekadar kue tradisional, tetapi juga bagian dari warisan budaya kuliner Banjar yang patut dilestarikan. Dengan bahan sederhana dan proses pembuatan yang relatif mudah, kue ini bisa menjadi pilihan camilan tradisional yang menghadirkan cita rasa manis khas Nusantara di rumah.