Merajut vs Crochet, Mana yang Lebih Mudah Dipelajari untuk Pemula?
- https://www.pexels.com/photo/colorful-pink-yarn-and-needles-5691897/
Hobi, VIVA Banyuwangi –Hobi membuat kerajinan dari benang kini semakin populer, terutama di kalangan anak muda. Berbagai hasil karya seperti tas rajut, boneka amigurumi, topi, syal, hingga pakaian rajut banyak dibagikan di media sosial dan menarik minat banyak orang untuk mencobanya. Namun, masih banyak yang mengira merajut (knitting) dan crochet (merenda) adalah hobi yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan dari segi alat, teknik, hingga hasil akhir yang dihasilkan. Agar tidak salah arti, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Merajut (Knitting)?
Dilansir dari Fontana, merajut (knitting) adalah teknik membuat kain atau tekstil dengan menyusun benang menggunakan dua buah jarum rajut (knitting needle). Proses ini dilakukan dengan membentuk rangkaian simpul yang saling terhubung hingga menjadi lembaran kain. Hasil rajutan knitting umumnya memiliki tekstur yang lebih lentur, elastis, dan lembut sehingga banyak digunakan untuk membuat pakaian maupun aksesori yang nyaman dipakai. Beberapa hasil karya yang biasanya dibuat dengan teknik knitting antara lain, Sweater, Cardigan, Syal, Beanie, Kaus kaki, Selimut. Karena menggunakan dua jarum dan banyak simpul aktif dalam satu waktu, teknik knitting membutuhkan ketelitian serta latihan agar hasilnya rapi.
Apa Itu Crochet?
Masih dilansir dari Fontana, crochet atau merenda adalah teknik membuat kain maupun berbagai kerajinan menggunakan satu buah jarum kait atau hakpen (crochet hook). Nama crochet sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti "kait". Berbeda dengan knitting, crochet hanya memiliki satu simpul aktif sehingga prosesnya cenderung lebih sederhana dan lebih mudah dipelajari oleh pemula. Teknik crochet banyak digunakan untuk membuat berbagai produk handmade, seperti Boneka, Tas rajut, Bucket hat, Gantungan kunci, Tempat tisu, Taplak meja, atau Dekorasi rumah. Selain itu, hasil crochet biasanya lebih padat dan kokoh dibandingkan hasil knitting.
Apa Perbedaan Merajut dan Crochet?
Meski sama-sama menggunakan benang, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara merajut dan crochet. Pertama, alat yang digunakan. Knitting menggunakan dua buah jarum rajut, sedangkan crochet hanya membutuhkan satu buah hakpen atau jarum kait. Dari segi teknik, knitting punya banyak simpul aktif secara bersamaan pada kedua jarumnya. Sebaliknya, crochet hanya memiliki satu simpul aktif sehingga lebih mudah dikendalikan ketika sedang membuat pola. Hasil akhirnya pun berbeda. Menurut laman Setia Bhakti Wanita, teknik merenda menghasilkan kain yang lebih kaku dibandingkan merajut karena struktur tusukannya lebih rapat. Oleh sebab itu, crochet sering dipilih untuk membuat benda yang membutuhkan bentuk yang lebih stabil.