Sate Maranggi Purwakarta, Manis Gurih yang Bikin Nagih
- https://www.dapurumami.com/artikel-tips/resep-sate-maranggi-khas-purwakarta
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Sate maranggi merupakan salah satu kuliner khas Purwakarta, Jawa Barat, yang terkenal dengan cita rasa manis, gurih, dan sedikit asam. Hidangan ini menggunakan potongan daging sapi, kambing, atau domba yang direndam dalam bumbu sebelum dibakar.
Berbeda dari sate yang mengandalkan saus setelah dibakar, sate maranggi memiliki keistimewaan pada proses marinasi. Bumbu meresap ke dalam daging sehingga menghasilkan rasa yang kuat dan aroma rempah yang menggugah selera.
Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta mencatat bahwa sate maranggi berkembang sebagai kuliner khas daerah tersebut. Salah satu cerita yang beredar mengaitkan kemunculannya dengan para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Nama maranggi kemudian dipercaya berkaitan dengan nama Mak Anggi, seorang pedagang sate yang dikenal masyarakat setempat. Kisah tersebut merupakan tradisi lisan yang berkembang di masyarakat, bukan satu-satunya versi sejarah.
Kekhasan hidangan ini juga diakui secara nasional. Basis Data Warisan Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat sate maranggi sebagai karya budaya dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan nomor penetapan 264/M/2018.
Bahan Sate Maranggi dan Rahasia Bumbunya
Bahan utama sate maranggi adalah daging sapi atau kambing segar. Pilih daging yang berwarna normal, bertekstur baik, dan tidak berbau menyimpang. Potongan daging yang memiliki sedikit lemak dapat membantu menjaga kelembutan dan cita rasa selama pemanggangan.
Berikut bahan untuk membuat sekitar 4 porsi sate maranggi.
Bahan utama:
- 500 gram daging sapi atau kambing, potong dadu.
- 15–20 tusuk sate.
- 1 sendok makan minyak goreng, sesuai kebutuhan.
Bumbu marinasi:
- 4 siung bawang merah.
- 4 siung bawang putih.
- 1 sendok teh ketumbar bubuk.
- 2 sendok makan kecap manis.
- 1 sendok makan gula merah yang disisir.
- 1 sendok makan air asam jawa.
- 1 ruas kecil jahe.
- Garam dan merica secukupnya.
- Sedikit air untuk membantu pencampuran bumbu.
Bahan sambal tomat:
- 2 buah tomat matang.
- 3–5 cabai rawit, sesuai selera.
- 2 siung bawang merah.
- Sedikit air jeruk limau.
- Garam secukupnya.
Ketumbar memberikan aroma khas, sedangkan gula merah dan kecap manis membentuk rasa manis serta warna kecokelatan. Air asam jawa menambahkan rasa segar yang menyeimbangkan manisnya bumbu. Perpaduan tersebut menjadi dasar cita rasa sate maranggi, meskipun setiap daerah dan pedagang memiliki racikan berbeda.