Anak Susah Makan? Kiat Hadapi Anak Picky Eater
- https://www.freepik.com/free-photo/front-view-baby-girl-having-vegetables_5474928
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Pada masa tumbuh kembang anak, sering terjadi hal wajar seperti anak memilih-milih makanan (picky eater). Misalnya anak mau makan dengan sosis atau nugget saja. Hal ini sangat menjengkelkan bagi orang tua. Namun kebiasaan itu bisa berubah dengan seiringnya waktu dan dukungan dari orang sekitar.
Meskipun hal ini wajar, orang tua harus mewaspadai dampak serius dari pilih-pilih makanan pada anak. Dampaknya seperti berikut :
1. Kurangnya zat besi dan zinc
2. Terhambatnya pertumbuhan anak
3. Membuat anak sembelit
4. Nutrisi kurang seimbang
5. Perkembangan mental yang lambat.
Kiat yang harus dilakukan untuk menghadapi anak picky eater adalah :
1. Hargai keputusan anak
Jangan memaksakan kehendak supaya anak mau makan apabila mereka masih merasa kenyang. Atau sajikanlah makanan dengan porsi kecil agar anak berkesempatan menambah porsi makan mereka sendiri.
2. Berikan jadwal rutin
Berikanlah camilan atau jus di waktu tertentu. Hal itu guna tidak mengganggu jadwal makan makanan berat.
3. Jadikan kegiatan makan menjadi menyenangkan
Saat makan, buatlah pengalaman yang menyenangkan seperti mengobrol tipis dengan buah hati. Walaupun cara makan buah hati sedikit lambat, hal itu tidak menjadi masalah selama tidak ada distraksi yang membuatnya dia tidak fokus pada makan.
4. Ajak buah hati dalam berpartisipasi menyiapkan makanan
Apabila anak-anak suka memilih makanan, libatkanlah mereka untuk berpartisipasi dalam memilih sayuran atau buah. Dan ajak mereka mencuci sayuran dan buah tersebut, sampai dalam waktu penyajian makanan.
5. Sajikan makanan lebih berkreasi
Dalam penyajian makanan untuk anak picky eater, harus lebih kreatif. Misalnya menambahkan brokoli cincang atau paprika kedalam saus spageti. Atau membuat sajian makanan lebih menarik lagi.
6. Jauhkan sesuatu yang mengganggu jadwal makan
Misalnya dengan mematikan televisi atau gadget agar anak lebih fokus terhadap makanannya.
7. Jangan jadikan makanan sebagai sebuah hadiah atau hukuman
Makanan manis seperti coklat, permen dan sejenisnya sering dijadikan hadiah. Hal ini justru tidak baik karena akan memicu anak untuk memilih makanan manis daripada sayuran dan nasi. Dan jangan jadikan makanan tertentu sebagai hukuman, karena anak akan menghindari menu makanan tersebut.