PT KAI Daop 9 Jember: Penumpang Kereta Api Meningkat 7 Persen Dari Tahun Lalu
- Dok. Humas KAI/ VIVA Banyuwangi
Lumajang, VIVA Banyuwangi –Semakin meningkatnya pelayanan yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berbanding lurus dengan kenaikan jumlah penumpang yang menggunakan fasilitas kereta api saat musim mudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijrian. Pada periode yang sama, peningkatan penumpang mencapai angka 7 persen.
Puncak arus arus balik yang terjadi pada Senin, 15 April 2024 ternyata tidak banyak berpengaruh pada aktifitas petugas di sejumlah stasiun wilayah PT KAI Daop 9 Jember.
Mereka tetap melayani penumpang dalam jumlah besar, kendati puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah sudah berlalu.
Berdasarkan data di PT KAI Daop 9 Jember, jumlah penumpang pada arus balik tanggal 11-18 april 2024 mencapai 88.333 penumpang.
“Jumlah penumpang masih membludak disbanding hari biasa. Bahkan tiket keberangkatan hari tertentu sudah habis,” ujar Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Dari jumlah tersebut, terjadi peningkatan penumpang hingga 7 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode waktu yang sama.
“Tahun lalu jumlah penumpang rata-rata setiap harinya 10.287 dan tahun sekarang meningkat menjadi 11.042 orang per hari,” tutur Cahyo Widiantoro pada Jurnalis.
Diprediksi kenaikan jumlah penumpang masih akan terjadi pada Minggu, 21 April 2024 di wilayah kerja Daop 9 Jember.
“Sampai Minggu, 21 April 2024, tersisa 1.015 tempat duduk yang tersedia untuk beberapa perjalanan kereta api keberangkatan Daop 9 Jember,” kata Cahyo.
KA Pandalungan relasi Jember-Gambir menjadi KA yang paling diminati pelanggan untuk kereta jarak jauh.
Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2024 dari H-10 sampai H+10, tiketnya sudah habis terjual sejak jauh-jauh hari.