Bromo Terbakar Lagi! Petugas dan Warga Tengger Berjibaku Padamkan Api
- Reconstantine Jeneva Carravello/ VIVA Banyuwangi
Pasuruan, VIVA Banyuwangi –Sebuah peristiwa kebakaran hutan dan lahan kembali mengguncang kawasan Gunung Bromo, tepatnya di wilayah Bukit Kingkong, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Peristiwa yang terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis pagi ini telah menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektar di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
"Api berkobar sangat cepat akibat angin kencang dan kondisi lahan yang kering," ujar Kapolsek Tosari, AKP Dedy Suryo Cahyono.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan warga Tengger langsung bergerak cepat untuk melakukan pemadaman.
Medan yang Sulit dan Cuaca Ekstrem
Upaya pemadaman api menghadapi sejumlah tantangan.
Selain medan yang terjal dan sulit dijangkau, angin kencang juga terus mendorong api menjalar ke area yang lebih luas.
"Kami sempat kewalahan karena api terus membesar dan sulit dikendalikan," tambah Dedy.
Penyebab Kebakaran
Kapolsek Tosari, AKP Dedy Suryo
- Reconstantine Jeneva Carravello/ VIVA Banyuwangi
Diduga, kebakaran ini dipicu oleh faktor alam seperti cuaca panas dan kering yang memicu tumbuhan kering mudah terbakar.
"Kondisi cuaca yang ekstrem dan banyaknya ranting pohon kering menjadi faktor utama penyebab kebakaran," jelas Dedy.
Dampak Kebakaran
Kebakaran ini menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada ekosistem di kawasan Bukit Kingkong.
Selain itu, peristiwa ini juga berpotensi mengganggu aktivitas wisata di Gunung Bromo.
Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Imbauan Kepada Wisatawan dan Masyarakat
Menyikapi peristiwa ini, pihak berwenang mengimbau kepada seluruh wisatawan dan masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api unggun di kawasan hutan.
"Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tegas Dedy.