Indonesia dan Malaysia Perang di Depan Mata? Sengketa Ambalat Memanas!
- youtube.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Situasi sengketa laut Ambalat antara Indonesia dan Malaysia kembali memanas. Kedua negara saling klaim dan berpegang teguh pada argumen masing-masing. Pertikaian ini memicu kekhawatiran akan terjadinya eskalasi konflik.
Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, Menteri Luar Negeri Malaysia, Muhammad Hasan, menegaskan hak kedaulatan negaranya. Ia mengklaim Blok ND6 dan ND7 di Laut Sulawesi adalah wilayah sah Malaysia. Klaim ini dibantah keras oleh Indonesia.
"Malaysia memiliki hak kedaulatan atas wilayah tersebut," ujar Muhammad Hasan. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia merujuk pada keputusan Mahkamah Internasional tahun 2002 sebagai dasar hukum. Malaysia menganggap Ambalat adalah bagian dari wilayah mereka.
Di sisi lain, Indonesia menolak keras klaim tersebut. Indonesia berpegang pada Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS). UNCLOS mengakui wilayah Ambalat sebagai bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, berupaya menyelesaikan masalah ini secara damai. Namun, ia juga menegaskan bahwa kekuatan militer harus tetap diperkuat. Hal ini sebagai antisipasi jika diplomasi menemui jalan buntu.
"Kami berupaya menyelesaikan sengketa dengan damai," ujar Prabowo. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menjelaskan, Indonesia selalu terbuka untuk berkompromi. Namun, kompromi ini tidak boleh mengorbankan kedaulatan.
Penguatan pertahanan ini menjadi penting di tengah situasi dunia yang tidak menentu. Di berbagai belahan dunia, perang masih berkecamuk. Indonesia tidak ingin hal serupa terjadi di wilayahnya.
"Tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat," ujar Prabowo. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menegaskan, tentara adalah garda terdepan. Garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.
Sikap kedua belah pihak yang saling klaim membuat perdamaian terasa jauh. Namun, diplomasi masih terus diupayakan. Diharapkan, solusi terbaik bisa tercapai tanpa harus menggunakan kekerasan.
Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun. Sudah seharusnya mereka bisa menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin. Agar hubungan bilateral kedua negara tetap terjaga.