Calon Bos Mees Hilgers Pidato Berapi-api Usai Bawa Crystal Palace Juara Community Shield

Paul Glasner, saat mengangkat trofi juara Community Shield
Sumber :
  • https://x.com/CPFC/status/1954587194711998843/photo/1

Inggris, VIVA Banyuwangi – Ditengah ramainya rumor tentang bergabungnya bek timna Indonesia, Mees Hilgers ke Crystal Palace, tim asal London tersebut membagikan sedikit kisah bagaimana mereka mengukir kenangan yang membanggakan.

img_title Mauro Zijlstra Cedera, Peluang Mitchell Baker Bersinar Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Crystal Palace kembali mencetak sejarah manis di Wembley. Hanya tiga bulan setelah mengangkat trofi di stadion ikonik itu, The Eagles kembali berjaya, kali ini dengan menaklukkan Liverpool di laga bergengsi Community Shield.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan tim asuhan Oliver Glasner. Sang manajer pun tak bisa menahan rasa bangganya terhadap mental dan semangat juang para pemain.

img_title Prediksi Prancis vs Inggris: Adu Gengsi Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026, Siapa Akhiri Turnamen dengan Senyum?

Dalam pidato penuh semangat di ruang ganti, Glasner menegaskan bahwa kemenangan ini bukan semata soal trofi, melainkan tentang karakter tim yang pantang menyerah.

“Sekali lagi, kami akan memindahkan pertandingan kandang ke Wembley karena kami selalu menang di sini!” canda Glasner, membuka pidatonya yang disambut tawa para pemain.

img_title Angkat Identitas Baru! Klub Promosi Liga 1 Ini Siap Tinggalkan Nama Adhyaksa FC

Meski sempat tertinggal 1-0 hanya tujuh menit setelah kick-off di tengah teriknya cuaca, Palace mampu bangkit. Mereka menyamakan kedudukan, lalu kembali tertinggal 2-1 tanpa banyak peluang. Namun mental baja membuat mereka kembali menyamakan skor sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat drama adu penalti.

Salah satu momen yang paling disorot Glasner adalah keberanian Justin Devenny. Pemain muda berusia 21 tahun itu mengambil penalti penentu dengan penuh keyakinan, menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tampil di panggung besar.

“Jika berbicara soal nyali, saya harus menyebut Justin. Di usia 21 tahun, mengambil penalti terakhir dan mengeksekusinya dengan cara seperti itu, luar biasa,” puji Glasner.  

Pelatih asal Austria itu juga mengingatkan skuadnya bahwa perjalanan musim baru saja dimulai. Dengan empat kompetisi yang akan dihadapi, ia menargetkan empat trofi untuk dibawa pulang. Meski memberikan waktu kepada para pemain untuk merayakan kemenangan, Glasner tetap menjadwalkan latihan keesokan harinya.

“Selamat menikmati malam ini, rayakan bersama keluarga dan tim. Besok kita mulai lagi. Ini awal musim, bukan akhir,” tegasnya. Dikutip dari laman resmi klub cpfc.co.uk pada Rabu, 13 Agustus 2025

Halaman Selanjutnya
img_title