Dipecat Bayer Leverkusen, Eric ten Hag Dapat Cuan Besar

Eric ten Hag, dipecat Leverkusen dan mendapatkan pesangon besar
Sumber :
  • https://x.com/bayer04_en/status/1959246754274029837/photo/1

Jerman, VIVA Banyuwangi – Dunia sepak bola kembali diguncang kabar mengejutkan. Erik ten Hag, pelatih asal Belanda yang baru saja dipercaya menukangi Bayer Leverkusen, resmi dipecat hanya dalam hitungan hari.

img_title Menjaga Keawetan Lem Sepatu Bola

Betapa tidak, mantan pelatih Manchester United itu hanya sempat mendampingi tim selama dua pertandingan Bundesliga sebelum didepak dari kursi panas.

Ten Hag awalnya didapuk sebagai pengganti Xabi Alonso, sosok yang sukses membawa Leverkusen berjaya musim lalu. Namun harapan besar itu buyar secepat kilat. 

img_title Dua Gol Tanpa Balas, Juventus Kian Percaya Diri di Awal Musim

Dalam laga debut, Leverkusen tumbang di kandang sendiri dari Hoffenheim. Laga berikutnya, mereka hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Werder Bremen meski sempat unggul 3-1 dan bermain dengan kelebihan jumlah pemain. Hasil itu dianggap bencana oleh manajemen klub, hingga keputusan pahit pun dijatuhkan.

Melansir calciomercato.com, pada Rabu, 3 September 2025, ten Hag langsung melontarkan komentar pedas. Melalui agensinya SEG, ia menyebut pemecatan ini sebagai hal yang tidak masuk akal. 

img_title Persija Jakarta Pesta Gol 4-0 atas Brisbane Roar, Jeremejeff Langsung Bersinar

“Memecat pelatih hanya setelah dua laga liga, itu sungguh belum pernah terjadi sebelumnya. Saya datang dengan penuh keyakinan, energi, dan visi untuk membangun tim baru, tetapi manajemen tidak memberi saya waktu ataupun kepercayaan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kondisi skuad Leverkusen yang kehilangan banyak pemain kunci pada musim panas lalu. Menurutnya, membangun tim dari awal jelas membutuhkan waktu, kesabaran, dan rasa saling percaya sesuatu yang menurutnya tak pernah benar-benar ada dalam hubungan dengan manajemen klub.

Meski berakhir pahit, kontrak Ten Hag tetap menyisakan cerita mengejutkan. Ia sejatinya menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga Juni 2027 dengan gaji sekitar €5 juta per musim.

Namun, pemecatan super cepat ini membuatnya justru membawa pulang pesangon sebesar €6 juta hanya untuk masa kerja sekitar dua bulan. Sebuah angka fantastis yang membuat karier singkatnya di Leverkusen bak drama kilat penuh kontroversi.

Kini publik menantikan langkah selanjutnya dari Ten Hag. Apakah ia akan segera kembali ke kancah sepak bola Eropa dengan semangat baru, atau memilih rehat setelah pengalaman singkat yang penuh gejolak di tanah Jerman? Yang jelas, kisah pemecatannya ini menjadi salah satu episode paling dramatis di awal musim Bundesliga.