Senne Lammens Terinspirasi Neuer dan Courtois

Senne Lammens, kiper baru Manchester United
Sumber :
  • https://x.com/ManUtd_Histoire/status/1962536868903280709/photo/1

Inggris, VIVA Banyuwangi – Manchester United kembali menghadirkan wajah baru di bawah mistar gawang. Adalah Senne Lammens, kiper muda asal Belgia berusia 23 tahun yang resmi bergabung dari Royal Antwerp pada hari terakhir bursa transfer musim panas.

img_title Pekan Pertama Liga Inggris, Manchester United Tumbang 0-2 dari Tim Promosi Hull City

Direktur sepak bola United, Jason Wilcox, menyebut Lammens sebagai “penjaga gawang muda luar biasa dengan potensi besar”. Dengan reputasi mentereng di Liga Pro Belgia, Lammens pun siap memperlihatkan kemampuannya di Premier League.

Gaya Bermain ala “Kiper Serba Bisa”

img_title MU Menang atas Leeds United Lewat Adu Penalti 5-4

Melansir manutd.com pada Rabi, 3 September 2025 dalam wawancara perdananya di Carrington, Lammens menyebut dirinya sebagai kiper serba bisa seorang penjaga gawang modern yang bukan hanya piawai menahan gempuran, tetapi juga nyaman bermain dengan bola di kaki.

“Saya suka bermain dari belakang, membantu tim mengontrol ruang di belakang pertahanan. Saya bangga bisa serba bisa, karena di level ini seorang kiper harus bisa segalanya,” ujarnya.

img_title Inggris Menang Dramatis 6–4 Atas Prancis, Amankan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

Lammens juga menegaskan bahwa dirinya masih ingin terus berkembang bersama Setan Merah: “Saya sudah bersemangat untuk mulai berlatih, berkembang, dan melangkah ke tahap berikutnya.”

Inspirasi dari Neuer dan Courtois

Sejak kecil, Lammens banyak menonton sepak bola dan terinspirasi dari dua nama besar: Manuel Neuer dan Thibaut Courtois. Kedua sosok itulah yang membentuk gaya bermainnya. “Mereka panutan saya. Neuer dengan keberaniannya, Courtois dengan refleksnya. Saya ingin membawa itu ke permainan saya,” katanya.

Catatan Statistik yang Mencengangkan

Musim 2024/25 lalu, Lammens menjadi sorotan dengan 173 penyelamatan terbanyak dibanding kiper lain di 10 liga top Eropa. Catatan fantastis ini membuat namanya semakin diperhitungkan.

“Musim lalu adalah momen ketika semua mulai menyatu. Statistik itu adalah hasil kerja keras seumur hidup saya,” tegasnya.

Gol Spektakuler yang Masih Dikenang

Uniknya, Lammens bukan hanya dikenal karena tangannya, tetapi juga kepalanya. Pada tahun 2019, saat masih memperkuat Club Brugge U-19, ia mencetak gol sundulan dramatis di menit akhir melawan Real Madrid di UEFA Youth League.

“Itu seperti mimpi jadi kenyataan. Bisa menyelamatkan tim dengan gol di menit-menit terakhir adalah sesuatu yang tak akan pernah saya lupakan,” ucapnya sambil tertawa.

Halaman Selanjutnya
img_title