Prapanca Optimis Larangan Suporter Tandang Akan Dicabut

Direktur Persija, Mohamad Prapanca optimis larangan suporter
Sumber :
  • https://m.antaranews.com/berita/5103641/prapanca-yakin-seiring-waktu-larangan-suporter-tandang-akan-dicabut?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=latest_category

Sepak Bola, VIVA Banyuwangi – Direktur Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, yakin seiring berjalannya waktu larangan suporter tim tamu atau tandang akan dicabut oleh PSSI dan operator BRI Super League, PT I.League.

img_title Argentina Bangkit Kalahkan Mesir 3-2, Albiceleste Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Pernyataan itu ia sampaikan langsung kepada awak media dalam acara Ngopi Bareng Persija di Cafe Persija pada Kamis, 11 September 2025.

Namun, dirinya mengingatkan bahwa penca

img_title Usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Swiss Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

butan larangan ini memerlukan waktu, lantaran masih ada catatan buruk terkait kehadiran suporter tim tamu diizinkan mendampingi tim kesayangannya di pertandingan Liga Indonesia.

"Idealnya selalu ada penonton tim tamu, mau di mana pun di dunia, tapi karena kita Indonesia nih, Liga Indonesia, berkali-kali setiap datang penonton tim tamu itu pasti ada keributan,” kata Prapanca pada acara Ngopi bareng Persija di Persija Cafe, Jakarta.

img_title Menang 4-1 atas Amerika Serikat, Belgia Siap Tantang Spanyol Di Perempat Final Piala Dunia 2026

Melansir dari laman antaranews.com, Prapanca berpesan kepada suporter Persija, Jakmania, agar menunjukkan sikap damai saat menonton pertandingan tandang.

"Nah pesan saya sama teman-teman Jakmania, kalau andaikan menonton pertandingan tandang, tunjukkan bahwa kita suporter yang damai, ingin menikmati sepak bola," kata dia.

"Jadi biar kecintaan mereka satu, dan kita (suporter Persija) juga memberikan kontribusi (pembelian tiket) ke tuan rumah,” tambahnya.

Lebih lanjut, bos Persija itu menilai bahwa The Jakmania telah melakukan banyak upaya untuk menampilkan diri sebagai suporter yang baik, baik dalam pertandingan kandang maupun tandang.

“Jakmania membuktikan untuk tidak melakukan keributan, perkelahian atau perusakan. Dan ini karena edukasi yang harus berjalan, memang tidak secepat itu, tapi pelan-pelan,” ujar Prapanca.