KAMMI Desak Pemerintah Terapkan Pajak Progresif yang Lebih Adil
- https://www.tvonenews.com
Jakarta , VIVA Banyuwangi – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI ) menyoroti kebijakan pajak progresif pemerintah. Organisasi mahasiswa tersebut meminta penerapan sistem perpajakan yang lebih adil dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat.
“Pemerintah harus menerapkan pajak yang adil sesuai kemampuan,” kata Ketua Umum PP KAMMI, M. Amri Akbar, dalam keterangannya. Sabtu, 13 September 2025.
Amri menilai, masyarakat kaya seharusnya dikenai pajak lebih besar, sementara kelompok miskin perlu dibebaskan dari beban pajak yang tidak proporsional.
“Dengan begitu, ekonomi dan kesejahteraan sosial bisa terwujud,” ujar Amri.
Selain pajak, KAMMI juga menyoroti kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Amri menekankan, APBN difokuskan pada kebijakan yang berpihak pada rakyat, seperti penguatan sektor pendidikan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.
Amri juga meminta perhatian lebih bagi kelompok rentan, termasuk guru, buruh, dan pekerja informal , sebagaimana dikutip dari laman tvonenews.com.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah peningkatan kesejahteraan guru , buruh, dan pekerja informal, seperti ojek online (ojol), yang selama ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah,” Tegas Amri.