Target Ekonomi 8%, Airlangga Gandeng ITB Dorong Riset & Teknologi!

Menko Airlangga: Sains dan teknologi kunci percepatan ekonomi nasional
Sumber :
  • https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6565/bertemu-jajaran-guru-besar-itb-menko-airlangga-tekankan-peran-sains-dan-teknologi-mendukung-pertumbuhan-ekonomi

Bandung, VIVA BanyuwangiPemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% pada 2028/2029. Target ambisius ini akan ditempuh melalui strategi kebijakan jangka menengah.

img_title Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Atasi Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi

Kebijakan tersebut antara lain peningkatan produktivitas menuju swasembada pangan, energi, dan air, transformasi digital, serta peningkatan investasi melalui Foreign Direct Investment (FDI) berorientasi ekspor dan investasi non-APBN.

“Pak Presiden ingin pertumbuhan kita 8%. Exactly seperti Pak Prof tadi minta, tidak ingin kita terus 5%. 5% ya kita extraordinary karena di negara G20 kita top 2,” ujar Airlangga Hartanto dalam Forum Guru Besar ITB di Bandung. Kamis, 18 September 2025.

img_title Pelaku Usaha Indonesia-AS Teken 11 MoU Senilai USD 38,4 Miliar, Apa Saja Isinya?

Pada 2025, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,2% melalui Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja.

Program ini mencakup delapan akselerasi di 2025, empat program lanjutan pada 2026, serta lima program andalan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja.

img_title Soroti Minimnya Hilirisasi, Menperin Akui Industri Karet dan Alat Angkut Butuh Kebijakan Khusus!

Dalam aspek perdagangan global, pemerintah terus memperkuat ekspor melalui kesepakatan penurunan tarif dengan AS, penyelesaian IEU-CEPA, akselerasi aksesi OECD, serta perluasan pasar melalui kerja sama CPTPP dengan Kanada, Meksiko, Inggris, dan Peru.

“Tetapi ini yang kita kejar, Silicon Valley based. Silicon Valley tidak akan terjadi kalau universitas tidak ikut, kalau ITB tidak ikut. Karena itu, kita dorong science, technology, engineering, mathematics,” tegas Airlangga, seperti yang dilansir laman Kemenko Perekonomian RI.

Pemerintah juga menyoroti hilirisasi pasir silika untuk memperkuat industri energi terbarukan dan semikonduktor. Peran perguruan tinggi dinilai penting dalam pengembangan desain chip dan riset teknologi pendukung.

Selain itu, momentum reformasi struktural dan konsolidasi fiskal dimanfaatkan sebagai periode pit stop untuk pembaruan regulasi, mengatasi inefisiensi, dan menyusun roadmap pembangunan yang lebih terarah.

Menutup sambutannya, Airlangga menyinggung ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan baru. Indonesia menginisiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), kerangka kerja ekonomi digital pertama di dunia.

Acara ini turut dihadiri jajaran guru besar ITB, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, Ketua Forum Guru Besar ITB Mindriany Syafila, serta sejumlah pejabat Kemenko Perekonomian.