Pelatih Mali Ungkap Alasan Mengapa Indonesia Bikin Mereka Betah
- www.tvonenews.com
Bogor, VIVA Banyuwangi –Pelatih Mali U-22, Fousenni Diawara, secara terbuka menyatakan ketertarikannya pada Indonesia setelah menjalani rangkaian uji coba kontra Timnas Indonesia U-22.
Bahkan, Diawara tak segan menyebut bahwa hubungan antara dua negara kini terasa seperti keluarga. Pertemuan kedua tim berakhir imbang 2-2 di Stadion Pakansari, Bogor. Selasa, 18 November 2025, malam WIB.
Diawara menjelaskan bahwa pertandingan melawan Timnas U-22 Indonesia menjadi pengalaman berharga bagi para pemainnya.
Diawara menuturkan bahwa skuad Mali harus melakukan perjalanan jauh karena sebagian besar pemain berkarier di Eropa, sehingga perjalanan menuju Indonesia bukan hal yang mudah.
“Ini adalah pengalaman yang sangat bagus bagi para pemain,” ujar Diawara usai pertandingan. Dilansir dari tvonenews.com.
“Kami dari Mali tetapi pemain bermain di Eropa, perjalanan itu sangat sulit dan lelah, tapi ini adalah pengalaman yang bagus,” tambah Diawara.
Setibanya di Indonesia, Diawara mengaku timnya disambut dengan hangat oleh masyarakat. Diawara menilai seluruh pengalaman positif yang didapat selama berada di Tanah Air membuat skuadnya merasa diterima sepenuhnya.
“Orang-orang dari Indonesia sangat menyambut kami, selamat datang di Indonesia,” ucap Diawara.
“Sekarang Mali dan Indonesia adalah keluarga yang sama. Kami sangat baik di Indonesia, hanya positif,” sambung Diawara.
Diawara juga mengungkapkan bahwa beberapa pemain Mali bahkan mempertimbangkan untuk kembali ke Indonesia sebagai destinasi wisata karena pengalaman menyenangkan yang mereka alami.
“Ini sangat positif bagi setiap pemain, untuk pelatih, ini adalah pengalaman yang sangat baik. Lain kali mungkin pemain akan datang ke sini untuk berlibur di Bali, saya tidak tahu. Sangat senang dengan pengalaman ini,” kata Diawara.
Dalam keterangannya, Diawara turut menyinggung pengalaman religiusnya selama berada di Indonesia. Diawara merasa nilai budaya dan spiritual yang ditemui membuat hubungan kedua negara terasa semakin dekat.
Selain itu, ia blak-blakan mengaku jatuh cinta dengan makanan khas Indonesia, terutama nasi goreng.
“Lain kali mungkin para pemain akan datang ke sini untuk berlibur di Bali, saya tidak tahu. Sangat sangat senang dengan pengalaman ini,” ujar Diawara.