De Kleine Zwitserland: Brakseng, Agrowisata Kaki Langit
- VIVA Banyuwangi
Wisata, VIVA Banyuwangi –De Kleine Zwitserland, yang berarti “Swiss Kecil” di Pulau Jawa julukan dalam Bahasa Belanda untuk Kota Batu karena udaranya yang sejuk. Kota Batu merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang dulunya bagian dari wilayah Kota Malang, sekarang berdiri sendiri dengan nama Kota Batu.
Panorama indah yang dikelilingi kawasan pegunungan yang sejuk, tak jarang Kota Batu menjadi pilihan destinasi oleh para wisatawan untuk berlibur. Tanahnya yang subur, juga menjadikan Kota Batu memiliki potensi yang besar di bidang pertanian. Dengan potensi pariwisata dan pertanian, Kota Batu disebut juga Kota Agropolitan.
Salah satu agrowisata yang dikembangkan di Kota Batu adalah Kawasan Brakseng. Yang merupakan kawasan wisata pertanian yang terletak di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kawasan ini berada tepat di kaki Gunung Arjuno-Welirang yang menawarkan pemandangan berupa hamparan lahan pertanian.
Lahan pertanian tersebut dipenuhi oleh tanaman wortel, kentang, sawi, dan brokoli. Selain dimanjakan dengan panorama yang indah, wisatawan yang berkunjung ke Brakseng juga bisa menikmati makanan dan minuman hangat karena terdapat kafe sebagai sub sistem penunjang di Kawasan Wisata Brakseng.
Berkembangnya Brakseng sebagai kawasan wisata pertanian, turut membawa pengaruh bagi para petani di sana. Berdasarkan hasil wawancara salah satu petani, berpandangan bahwa berkembangnya Brakseng sebagai kawasan wisata memberikan dampak positif, “Kan sudah dikasih fasilitas. Cuaca di sini kan dingin, disediakan kan ya, cafe cafe kan untuk nyantai. Ngopi, ada gorengannya, mi instan.
Yang laper bisa makan. Yang pertama itu kemajuan desa yang utama. Dari wisata, otomatis jalan-jalan lebih enak. Wisatawan lebih datang untuk mengenal pertanian. Otomatis pertanian nyebar. Wisatawan ada yang beli hasil pertanian, langsung dari lahan.”
Di sisi lain, ramainya wisatawan juga menjadi tantangan tersendiri bagi para petani dan pengunjung dalam menjaga kelestarian antara kawasan pertanian dan Brakseng sebagai destinasi wisata.