Efek Samping Sering Mengonsumsi Stevia, Pemanis Pengganti Gula
- https://res.cloudinary.com/dk0z4ums3/image/upload/v1683514515/attached_image/stevia.jpg
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Stevia dikenal sebagai pemanis alami yang lebih sehat dibandingkan gula biasa. Namun, seperti halnya konsumsi bahan lainnya, penggunaan stevia juga perlu diperhatikan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi stevia secara berlebihan, seperti yang dikutip dari laman optika.id:
1. Gangguan Pencernaan
Beberapa produk stevia mengandung alkohol gula tambahan yang dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, gangguan pencernaan, kram, dan kembung, terutama bagi individu yang sensitif terhadap bahan kimia tersebut.
2. Reaksi Alergi
Meskipun jarang terjadi, ada laporan kasus alergi terhadap stevia. Reaksi alergi dapat berupa ruam kulit, sesak napas, atau pembengkakan pada wajah, lidah, atau bibir. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, segera hentikan penggunaan stevia dan konsultasikan ke dokter.
3. Hipoglikemia
Stevia dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, jika dikonsumsi bersama dengan obat diabetes atau digunakan secara berlebihan, dapat menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah), yang berisiko bagi kesehatan.
4. Tekanan Darah Rendah
Stevia bertindak sebagai vasodilator, yang dapat menyebabkan pembuluh darah melebar dan menurunkan tekanan darah. Penggunaan stevia dalam jangka panjang atau berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yang berisiko bagi individu dengan kondisi tersebut.
5. Mati Rasa
Beberapa individu melaporkan mengalami mati rasa di tangan, kaki, atau lidah setelah mengonsumsi stevia. Jika mengalami gejala ini, disarankan untuk menghentikan penggunaan stevia dan berkonsultasi dengan dokter.
6. Gangguan Hormon
Beberapa studi menunjukkan bahwa glikosida steviol dalam stevia dapat mempengaruhi hormon tertentu dalam tubuh. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, penggunaan stevia dalam jumlah besar sebaiknya dihindari oleh individu dengan gangguan hormonal.
7. Kerusakan Ginjal
Meskipun ada kekhawatiran awal mengenai potensi kerusakan ginjal akibat konsumsi stevia, studi terbaru menunjukkan bahwa stevia dapat membantu mencegah kerusakan ginjal dengan mengurangi pertumbuhan kista di sel ginjal.
8. Gangguan Sistem Pencernaan
Penggunaan stevia yang dicampur dengan bahan tambahan seperti erythritol atau maltodextrin dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung dan diare, pada sebagian orang.