Candi Plaosan Serunya Wisata Pakai Batik Sambil Gowes
- Tuni Dariyanti/ VIVA Banyuwangi
Wisata, VIVA Banyuwangi – Candi Plaosan bukan hanya soal bangunan kuno yang megah. Candi ini jadi salah satu destinasi wisata budaya yang menarik untuk dikunjungi, terutama buat kamu yang ingin liburan santai tapi tetap berkesan. Bukan cuma melihat bangunan bersejarah, di sini kamu bisa menikmati pengalaman yang berbeda. Kamu bisa pakai batik, naik sepeda santai, plus belajar budaya Jawa langsung dari sumbernya!
Candi Plaosan, Tempat Bersejarah yang Bikin Adem
Plaosan terletak di Klaten, Jawa Tengah, tak jauh dari komplek Candi Prambanan. Dari Prambanan, jaraknya hanya sekitar 1 kilometer ke arah utara. Candi ini dikenal sebagai candi kembar yang menyimpan kisah romantis. Konon, dibangun sebagai bukti cinta antara Rakai Pikatan dan Sri Kahulugan Maharaty Pramodhawardani.
Menariknya, pembangunan Candi Plaosan ini terjadi pada masa pemerintahan Rakai Pikatan yang seorang pemeluk Hindu taat, dan Sri Kahulugan Maharaty Pramodhawardani, putri dari Dinasti Syailendra, yang dikenal sebagai penganut agama Buddha.
Fakta ini, menjadikan Candi Plaosan sebagai simbol toleransi beragama yang kuat pada masanya. Meskipun kedua penguasa memiliki keyakinan yang berbeda, mereka tidak terlibat dalam pertikaian. Sebaliknya, masyarakat dari kedua kerajaan besar tersebut justru dapat hidup rukun dan berdampingan.
Tapi terlepas dari kisah indahnya, Candi Plaosan menawarkan suasana yang sangat menenangkan. Dengan area yang luas dan relative nggak terlalu ramai, cocok buat kamu yang pengen healing tipis-tipis sambil menikmati pemandangan. Keunikan lain terletak pada arsitektur perpaduan antara budaya Hindu dan Buddha, bikin tempat ini makin kaya nilai sejarahnya.
Pakai Batik Sambil Gowes ke Candi? Seru Juga!
Sebelum menjelajahi area Candi Plaosan, kamu bisa menyewa baju batik sekaligus sepeda di tempat penyewaan yang lokasinya tidak jauh dari candi, hanya sekitar 5 menit menggunakan sepeda. Setelah pakai batik, kamu bisa langsung gowes santai menuju kawasan candi sambil menikmati suasana pedesaan yang adem dan asri. Begitu tiba, sepeda bisa kamu parkirkan sebelum masuk dan menjelajahi pesona candi dengan berjalan kaki.
Mengenakan batik saat berkunjung bukan cuma soal tampilan yang instagramable, tapi juga jadi bentuk apresiasi nyata terhadap budaya lokal kita. Apalagi, batik sudah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak tahun 2009. Jadi, momen seperti ini bisa jadi cara seru dan engaging untuk turut serta melestarikan warisan budaya dunia ini.