Bukan di Sumba, Ini Bukit Premium di Pasuruan !

Bukit Premium, hijau dan memesona.
Sumber :
  • https://www.tiktok.com/@aryarendikaa/video/7515682696710884613

Wisata, VIVA Banyuwangi – Media sosial kembali menghebohkan jagat maya dengan video panorama sabana luas nan hijau yang mengingatkan pada Bukit Wairinding di Sumba. Namun, siapa sangka tempat itu bukan di Nusa Tenggara Timur, melainkan di Pasuruan, Jawa Timur. Namanya Bukit Premium, lokasi tersembunyi yang kini jadi incaran wisatawan dan konten kreator.

img_title 5 Rekomendasi Wisata Libur Lebaran 2026/1447 H Di Pasuruan

Cek Produk Rekomendasi Kami
TOPI RIMBA GUNUNG TACTICAL HIKING ADVENTURE PENDAKI PETUALANG HUTAN MANCING OUTDOOR BUCKET HAT RIPSTOP POLOS PRIA WANITA DEWASA CEWEK COWOK WARNA HITAM PUTIH COKLAT CREAM ARMY ABU ABU NAVY BIRU MUDA HIJAU KUNING ORANGE MERAH PINK MAROON UNGU

TOPI RIMBA GUNUNG TACTICAL HIKING ADVENTURE PENDAKI PETUALANG HUTAN MANCING OUTDOOR BUCKET HAT RIPSTOP POLOS PRIA WANITA DEWASA CEWEK COWOK WARNA HITAM PUTIH COKLAT CREAM ARMY ABU ABU NAVY BIRU MUDA HIJAU KUNING ORANGE MERAH PINK MAROON UNGU

Mulai dari

Rp.6.000

Akun TikTok @aryarendikaa membagikan video viral yang menampilkan keindahan sabana Bukit Premium lengkap dengan kabut tipis di pagi hari, jalur trekking alami, dan hamparan rumput luas. Video tersebut menarik puluhan ribu penonton dan menjadikan bukit ini sebagai destinasi baru yang sedang naik daun.

img_title 5 Wisata Religi Di Pasuruan

Cek Produk Rekomendasi Kami
topi unisex outdoor||topi gunung pendaki

topi unisex outdoor||topi gunung pendaki

Mulai dari

Rp.8.999

Lokasi dan Trekking Nyaman

img_title Menjelajahi Desa Wisata Wukirsari Yogyakarta, Destinasi Budaya yang Mendunia

Bukit Premium terletak di Dusun Kandang Sari, Desa Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang secara geografis berada di lereng Gunung Bromo. Meski berada di dataran tinggi, lokasi ini dapat diakses kendaraan hingga area parkir.

Dari titik parkir, pengunjung cukup berjalan kaki sekitar 12–15 menit melalui jalur setapak yang tidak terlalu terjal. Jalur ini masih alami, tetapi cukup ramah bagi pemula dan anak-anak. Banyak pendaki pemula menyebut trekking ini sebagai salah satu yang paling ringan namun tetap menyajikan pemandangan memukau.

HTM, Ojek Lokal, dan Biaya Tambahan

Menariknya, belum ada tarif resmi untuk masuk ke kawasan Bukit Premium. Pengunjung cukup membayar biaya parkir swadaya sekitar Rp 10.000 per motor. Bagi yang tidak ingin berjalan kaki, tersedia layanan ojek lokal dengan tarif antara Rp 25.000–50.000 pulang-pergi.

Warga sekitar juga menyediakan jasa pemandu jika diperlukan, meskipun sebagian besar pengunjung memilih menjelajahi jalur secara mandiri.

Spot Foto Favorit dan Area Piknik

Terdapat dua titik utama yang sering dijadikan tempat berfoto:

- Bukit Premium 1 : Area sabana luas dengan lanskap terbuka, cocok untuk swafoto, prewedding, hingga konten media sosial

- Bukit Premium 2: Titik tertinggi yang menyajikan panorama sunrise dan sunset, dengan latar pegunungan dan kabut tipis.

Beberapa pengunjung juga menjadikan area ini sebagai tempat piknik ringan, dengan menggelar tikar dan membawa bekal dari rumah.

Ekowisata, Promosi Digital, dan Dukungan Pemerintah

Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan secara aktif mempromosikan Bukit Premium melalui akun resmi dan bekerja sama dengan para content creator. Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekowisata dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Melalui kampanye di Instagram seperti yang diunggah @tourism_pasuruan dan edukasi dari akun TikTok @rayenpr_, para wisatawan diedukasi agar tetap menjaga kebersihan, membawa kantong sampah sendiri, dan tidak merusak vegetasi lokal.

Bukit Premium menjadi destinasi ideal untuk berbagai kalangan. Bagi pekerja kantoran, tempat ini cocok untuk melepaskan penat tanpa harus mengambil cuti panjang karena aksesnya yang mudah dan waktu kunjungan yang singkat. Keluarga yang membawa anak-anak juga akan menikmati pengalaman menyatu dengan alam, sambil mengenalkan lingkungan pegunungan secara langsung.

Agar kunjungan ke Bukit Premium semakin menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Datanglah di pagi hari sebelum pukul 08.00 untuk mendapatkan pemandangan terbaik sekaligus menghindari kabut tebal yang bisa mengganggu jarak pandang. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking ringan dan bawalah air minum serta camilan secukupnya.