Memperkenalkan Batik sebagai Warisan Budaya: Peragaan Busana Unik di Kebun Kurma Pasuruan
- Reconstantine Jeneva Carravello/ VIVA Banyuwangi
Pasuruan, VIVA Banyuwangi –Batik sebagai warisan budaya Indonesia kembali mendapat sorotan melalui ajang peragaan busana yang unik di Pasuruan. Kali ini, fashion show batik digelar di lokasi yang tak biasa, yakni di tengah rimbunnya pohon kurma di Wisata Kebun Kurma Park, Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo. Acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat para desainer muda, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar untuk lebih mencintai batik.
Pesona Batik dalam Lintasan Catwalk
Dalam ajang ini, sejumlah pelajar SMP dan SMA dengan percaya diri melenggang di atas catwalk, mengenakan berbagai kreasi busana batik khas Pasuruan. Meski masih belia, mereka tampak piawai dalam berlenggak-lenggok bak model profesional.
Salah satu peserta, Tiya, mengaku sempat merasa gugup saat pertama kali berjalan di catwalk. “Awalnya sempat grogi, tapi setelah melihat teman-teman yang lain percaya diri, akhirnya saya bisa mengatasinya,” ujarnya dengan senyum bangga.
Sementara itu, perancang busana Dini Rosa yang turut berpartisipasi dalam acara ini merasa antusias dengan konsep peragaan busana yang diusung. “Seru dan menarik sekali! Ini menjadi wadah yang sangat baik bagi para desainer muda untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dalam mengembangkan batik daerah,” ungkapnya.
Perpaduan Budaya dan Alam yang Memikat
Salah satu daya tarik utama dari peragaan busana ini adalah lokasinya yang tidak biasa. Fashion show diadakan di tengah kebun kurma, menciptakan atmosfer yang unik dan berbeda dari panggung catwalk konvensional. Paduan antara keindahan batik dengan latar alami pepohonan asal Timur Tengah ini memberikan pengalaman visual yang memukau bagi para pengunjung.