Program Gemarikan Dinas Perikanan dan Kelautan Cegah Stunting
- Screenshot Sosmed/ VIVA Banyuwangi
Sedangkan menurut Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, menerangkan jika ada keterlibatan sejumlah OPD dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Lumajang ini, salah satunya di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang.
Dan ketika ditanyakan, adakah keterlibatan pihak Dinas Perikanan dan Kelautan atas program pencegahan stunting di Kabupaten Lumajang ini, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang mengiyakan adanya keterlibatan tersebut.
"Wonten terkait gemar makan ikan (Ada terkait gemar makan ikan)," jawab dr Rosyidah singkat.
Juga dikatakan dr Rosyidah, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang sudah melakukan pembagian benih ikan di wilayah lokus stunting.
"Tahun kemarin di lokasi Dampar, Sumbersari genitri, detailnya mungkin bisa tanya ke Kadis Perikanan," ucapnya lagi.
Sementara itu, dilihat dari kacamata Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, gerakan ini sangat cocok untuk diberikan pada wilayah fokus stunting.
"Sebenarnya, keterlibatan banyak pihak itu sangat diharapkan, bukan hanya di dari Dinas Perikanan dan Kelautan saja, namun masyarakat harus ikut berperan aktif dan pencegahan stunting dimasing-masing wilayahnya," ungkap Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman.
Politisi PDIP ini juga menekankan kepada semua pihak untuk bisa memberikan kontribusi nyata pada wilayah yang dimuai paling kecil, semisal wilayah RT/RW.
"Semisal dengan memberikan 2 telor kepada balita di wilayah masing-masing, itu sebuah wujud aksi nyata dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Lumajang," bebernya.
Wakil rakyat asal dari Kecamatan Senduro ini, berharap tahun ini, angka stunting di Kabupaten Lumajang turun sesuai dengan harapan bersama, dengan pemberian makan gizi terhadap balita bisa secara rutin.