Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Modern yang Mengubah Peradaban Ilmu

Ibnu Sina: Bapak Kedokteran Modern yang Mengubah Peradaban
Sumber :
  • https://context.id/read/919/ibnu-sina-inspirasi-kedokteran-dari-timur-tengah

Sejarah, VIVA Banyuwangi –Ibnu Sina, atau dikenal di dunia Barat sebagai Avicenna, lahir pada tahun 980 M di Afshana, dekat Bukhara (kini wilayah Uzbekistan). Nama lengkapnya adalah Abu Ali al-Husayn bin Abdullah bin Sina. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menekankan pentingnya pendidikan.

Galileo Galilei: Bapak Ilmu Pengetahuan Modern yang Mengubah Dunia

Ayahnya, seorang pejabat di pemerintahan Samaniyah, memperkenalkan Ibnu Sina pada ilmu filsafat, matematika, dan kedokteran sejak dini.

Pada usia 10 tahun, Ibnu Sina telah menghafal Al-Qur'an. Kepandaiannya luar biasa, ia mempelajari berbagai disiplin ilmu dari para ilmuwan terkemuka di masanya, termasuk ilmu logika dan metafisika Aristoteles. “Aku membaca Metafisika Aristoteles sebanyak 40 kali hingga aku dapat memahami maksudnya,” ungkap Ibnu Sina dalam salah satu catatannya.

Karya Fenomenal: Al-Qanun fi al-Tibb

Al-Khwarizmi, Cendekiawan Muslim yang Meletakkan Dasar Matematika Modern

Ibnu Sina menulis lebih dari 450 karya ilmiah, namun hanya sekitar 240 yang masih dapat ditemukan hingga kini. Salah satu yang paling berpengaruh adalah Al-Qanun fi al-Tibb (Kanon Kedokteran), sebuah ensiklopedia medis yang membahas berbagai penyakit, cara diagnosis, serta metode pengobatan.

Buku ini menjadi standar dalam dunia kedokteran selama berabad-abad, bahkan digunakan di universitas-universitas Eropa hingga abad ke-17.

Marie Curie: Ilmuwan Jenius yang Mengubah Sejarah Sains

Beberapa kontribusi Ibnu Sina dalam bidang medis yang masih relevan hingga kini antara lain:

Halaman Selanjutnya
img_title