5 Hal yang Sering Dilupakan Saat Menunaikan Zakat Fitrah
- freepik
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum Idul Fitri. Sayangnya, masih banyak orang yang keliru atau bahkan lupa dalam menunaikannya. Berikut lima hal yang sering terlupakan saat menunaikan zakat fitrah.
1. Mengeluarkan Zakat Terlalu Mepet dengan Waktu Salat Id
Zakat fitrah sebaiknya dibayarkan sebelum hari raya Idul Fitri agar bisa disalurkan kepada yang berhak. Namun, banyak orang yang baru membayarkannya di pagi hari sebelum shalat Id, sehingga distribusinya menjadi terburu-buru dan kurang optimal.
2. Tidak Memastikan Zakat Sampai ke Mustahik
Terkadang, orang hanya menyerahkan zakat tanpa memastikan bahwa penerimanya benar-benar memenuhi syarat sebagai mustahik (golongan yang berhak menerima zakat). Pastikan zakat fitrah diberikan kepada fakir miskin yang benar-benar membutuhkan.
3. Salah dalam Menentukan Jenis dan Takaran Zakat
Zakat fitrah dapat berupa bahan makanan pokok seperti beras, gandum, atau kurma dengan takaran yang telah ditentukan, yaitu sekitar 2,5 kg atau setara dengan harga makanan tersebut. Banyak yang keliru dalam menghitung takaran atau hanya membayar uang tanpa mempertimbangkan nilai yang sesuai.
4. Tidak Berniat dengan Benar
Setiap ibadah dalam Islam harus disertai dengan niat yang benar. Sebagian orang mungkin lupa untuk berniat secara khusus saat menunaikan zakat fitrah, padahal niat adalah bagian penting dalam menjalankan ibadah.
5. Lupa Menunaikan Zakat untuk Keluarga yang Wajib Ditanggung
Kepala keluarga bertanggung jawab membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri serta anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, termasuk anak-anak dan orang tua yang tidak mampu. Sering kali, ada anggota keluarga yang terlewat dari kewajiban ini.
Menunaikan zakat fitrah adalah bagian penting dari penyempurnaan ibadah di bulan Ramadhan. Agar tidak ada kesalahan atau kelalaian, pastikan zakat dibayarkan tepat waktu, sesuai takaran, kepada yang berhak, dan dengan niat yang benar. Dengan begitu, zakat fitrah dapat memberikan manfaat maksimal bagi yang membutuhkan.