Sahur dengan Mi Instan? Boleh Kok, Tapi
- https://pixabay.com/users/hung772000-2710572/
Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Makan sahur sekitar pukul 3 hingga 4 pagi bisa jadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Rasa kantuk yang melanda karena bangun terlalu pagi seringkali membuat kita malas untuk memasak makanan yang memerlukan tenaga ekstra.
Akibatnya, kita cenderung memilih makanan yang cepat dan praktis, seperti mi instan. Ini terutama dialami oleh mereka yang tinggal di perantauan, yang harus menyiapkan semuanya sendiri. Nah, mi instan bisa jadi solusi yang simpel saat sahur.
Di dunia kesehatan, mi instan memang dikenal kurang sehat, karena lebih banyak mengandung kalori dan karbohidrat. Tapi, apakah sah-sah saja menyantap mi instan saat sahur? Tentu saja.
Mi instan itu memang enak, mengenyangkan, dan super cepat dibuat. Terlebih lagi, dari Indonesia, mi instan telah diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia, bahkan sudah merambah ke benua Afrika, Eropa, dan Amerika. Ini bagian dari alasan mengapa masyarakat Indonesia sangat menyukai mi instan—kapan saja dan di mana saja.
Namun, saat berpuasa, penting untuk memastikan asupan nutrisi tetap seimbang agar tubuh tetap bugar selama 12 jam ke depan. Pastikan sahur kamu kaya akan serat, mineral, vitamin, protein, dan lemak yang cukup.
Jadi, jika kamu memilih mi instan untuk sahur, ketahuilah bahwa tubuhmu mungkin kehilangan energi menjelang siang jika hanya mengandalkan mi saja.
Ditambah lagi, kandungan pengawet dalam mi instan juga tidak bagus untuk kesehatan kita. Oleh karena itu, jangan terlalu sering menjadikannya sebagai pilihan utama, terutama saat berpuasa.
Sahur dengan Mi Instan? Boleh-Boleh Saja, Asalkan...
Dalam keadaan darurat, sesungguhnya sangat boleh untuk menikmati mi instan saat sahur—asalkan kamu menambahkan bahan lain. Cobalah masukkan sayuran dan daging ke dalam mi kamu.
Pakar gizi, Patrick Holfond, menyarankan agar kamu menyandingkan mi instan dengan sayuran yang sebanding. Sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, tomat, wortel, dan mentimun adalah pilihan yang luar biasa.
Dengan menambah sayuran, kamu akan memasukkan zat besi, vitamin, antioksidan, dan mineral penting lainnya ke dalam tubuhmu, sehingga tetap fit selama puasa.